Dari pasar Asia, sebagian besar indeks mengalami koreksi akibat data GDP Australia yang berada di bawah estimasi pasar. Indeks Nikkei 225 kemarin ditutup turun 1.1% sementara Hang Seng –1.5%, Kospi –1.7%, Shanghai –0.3% dan S&P/ASX 200 –0.6%. Ekonomi Australia di 2Q12 ini ternyata hanya tumbuh 0.6% qoq, sedikit dibawah estimasi +0.7% qoq.
Sebagian besar saham Amerika terkoreksi. Sebagian besar saham Amerika mengalami koreksi dimana indeks S&P 500 ditutup turun 0.11% k level 1,403 dan Nasdaq –0.19% ke 3,069; indeks DJIA sendiri ditutup naik tipis 0.09% ke 13,047. Langkah FedEx merevisi target laba mereka menjadi lebih rendah sekitar 10.6% menjadi katalis negative bagi investor. Selama ini kinerja FedEx dijadikan indicator tidak resmi bagi tingkat kesehatan ekonomi Amerika. Dari Eropa, Bank Sentral Eropa dikabarkan akan melakukan operasi “Monetary Outright Transactions”, dimana melalui program ini ECB akan membeli surat hutang pemerintah dengan tenor maksimal 3 tahun. Pasar Asia pagi ini dibuka menguat sebagai reaksi investor atas program ECB tersebut.
Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range 4,040—4,090). IHSG pada perdagangan kemarin kembali melemah melewati support level terdekatnya di 4,090, indeks juga sempat menguji support level 4,060 yang sekaligus merupakan level dari EMA 50 yang mana jika indeks gagal bertahan di atasnya maka dimungkinkan kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level di 4,040, namun jika indeks mampu bertahan di atas EMA 20 kemungkinan dapat kembali menguji resistance level terdekat di 4,090 hingga 4,120. Stochastic dan RSI berada di wilayah netral. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas.
(ang/ang)










































