Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

- detikFinance
Kamis, 06 Sep 2012 09:45 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas
Jakarta - Imbas negative regional, IHSG kembali terkoreksi. Pasar saham Indonesia kembali mengalami koreksi terkait aksi profit taking yang terjadi di pasar regional, dimana kemarin IHSG ditutup turun 0.73% ke level 4,075. Koreksi terbesar dicatatkan oleh sektor Barang Konsumsi (-2.48%), Perkebunan (-2.37%) serta Properti (-1.02%). Sektor Infrastruktur (+0.04%) merupakan satu satunya sektor yang ditutup positif. Saham yang menjadi index leader adalah saham ISAT (+6.8%), BBRI (+0.7%) dan SMGR (+1.6%); sementara saham yang menjadi index laggard adalah saham UNVR (-5.4%), BMRI (-1.3%) dan AALI (-6.0%). Investor asing mencatatkan posisi net selling senilai IDR 213 miliar. Koreksi yang terjadi pada sektor Perkebunan (-2.37%) kemarin disebabkan kekhawatiran akan anjloknya harga CPO terkait kenaikan cadangan CPO Malaysia. Para trader memproyeksikan cadangan CPO Malaysia dapat naik 7% di bulan Agustus ini ke level 2.14 juta mton, tertinggi dalam 11 bulan terakhir, akibat ekspor CPO yang tertah an. Dari data ekonomi, Consumer Confidence di bulan Agustus naik ke level 115.7 dari 113.5.

Dari pasar Asia, sebagian besar indeks mengalami koreksi akibat data GDP Australia yang berada di bawah estimasi pasar. Indeks Nikkei 225 kemarin ditutup turun 1.1% sementara Hang Seng –1.5%, Kospi –1.7%, Shanghai –0.3% dan S&P/ASX 200 –0.6%. Ekonomi Australia di 2Q12 ini ternyata hanya tumbuh 0.6% qoq, sedikit dibawah estimasi +0.7% qoq.

Sebagian besar saham Amerika terkoreksi. Sebagian besar saham Amerika mengalami koreksi dimana indeks S&P 500 ditutup turun 0.11% k level 1,403 dan Nasdaq –0.19% ke 3,069; indeks DJIA sendiri ditutup naik tipis 0.09% ke 13,047. Langkah FedEx merevisi target laba mereka menjadi lebih rendah sekitar 10.6% menjadi katalis negative bagi investor. Selama ini kinerja FedEx dijadikan indicator tidak resmi bagi tingkat kesehatan ekonomi Amerika. Dari Eropa, Bank Sentral Eropa dikabarkan akan melakukan operasi β€œMonetary Outright Transactions”, dimana melalui program ini ECB akan membeli surat hutang pemerintah dengan tenor maksimal 3 tahun. Pasar Asia pagi ini dibuka menguat sebagai reaksi investor atas program ECB tersebut.

Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range 4,040β€”4,090). IHSG pada perdagangan kemarin kembali melemah melewati support level terdekatnya di 4,090, indeks juga sempat menguji support level 4,060 yang sekaligus merupakan level dari EMA 50 yang mana jika indeks gagal bertahan di atasnya maka dimungkinkan kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level di 4,040, namun jika indeks mampu bertahan di atas EMA 20 kemungkinan dapat kembali menguji resistance level terdekat di 4,090 hingga 4,120. Stochastic dan RSI berada di wilayah netral. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads