Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed, Cenderung Menguat

Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed, Cenderung Menguat

- detikFinance
Senin, 10 Sep 2012 09:18 WIB
Magnus Capital: IHSG Bergerak Mixed, Cenderung Menguat
Jakarta - Pada perdagangan pekan lalu kemarin IHSG ditutup naik 40.82 poin ke level 4143.68 dengan nilai transaksi mencapai Rp 3.9 triliun dan asing membukukan net buy sebesar Rp 483.53 miliar. Sentimen positif dari program baru pembelian obligasi oleh ECB dan perbaikan data ekonomi US Jobless claim serta stimulus ekonomi China putaran kedua tahun ini,menjadi penopang penguatan indeks pekan lalu.

Indeks Dow Jones pada pekan lalu ditutup menguat tipis 14.64 poin ke level 13306.64 setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang signifikan sebesar 244.52 poin. Indeks S&P ditutup naik 0.4% sedangkan Nasdag ditutup naik 0.02%. Penguatan indeks yang terbatas diakibatkan kekecewaan investor terhadap laporan data ekonomi US employment situation, namun adanya ekspektasi bahwa The Fed akan segera meluncurkan QE`3 mampu menjadi penopang penurunan
indeks.

Penyerapan Tenaga kerja hanya mencapai sekitar 96.000 ribu pada bulan Agustus yang diperkirakan akan mencapai 125.000 ribu menurut Dept Tenaga Kerja AS. Indeks regional pagi ini dibuka mixed, diperkirakan akan memberikan sentimen yang cukup positif. Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat pada kisaran 4120-4185. Indikator Stochastic dan MACD berpotensi membentuk golden cross dan RSI bergerak up trend.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Corporate News


ASRI: Perseroan menaikkan target pendapatan tahun ini menjadi Rp 2.2- 2.3 triliun dari semula Rp 2.07 triliun.
TINS: Perseroan memprediksi laba bersih tahun ini turun sekitar 15-20% dibandingkan 2011.
UNTR: Perseroan memberikan pinjaman senilai US$ 51 juta kepada anak usahanya, PT Tuah Turangga Agung. Dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan Pegambilalihan saham PT Borneo Berkat makmur.
PTBA: Perseroan resmi membentuk perusahaan patungan dengan China Huadian Hong kong Co Ltd untuk membangun PLTU 2x620 megawatt di Mulut Tambang Bangko Tengah, Sumatera Selatan.Bukit Asam siap menginvestasikan dana sebesar US$ 178.9 juta.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads