Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 11 Sep 2012 09:02 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah
Jakarta - IHSG ditutup menguat akibat ekspektasi stimulus dari Bank Sentral Amerika. Bursa Indonesia bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup menguat seiring dengan penguatan bursa Asia di level 4,160.66 (0.41%) akibat ekspektasi akan adanya stimulus dari Bank Sentral Amerika serta harapan bagi zona Euro untuk mengatasi krisis utang. Harapan akan stimulus tersebut menyusul data Non Farm Payrolls yang hanya tumbuh sebesar 96.000 atau di bawah ekspektasi sebesar 130.000. Seluruh sektor mengalami kenaikan terkecuali infrastruktur dan finansial yang masing-masing terkoreksi -0.99% dan -0.43%. Penguatan terbesar terjadi di sektor aneka industri dan manufaktur yang masing-masing menguat sebesar (3.28%) dan (1.41%). Investor asing membukukan Net Buy sebesar 251.7 miliar.

Wallstreet terkoreksi menjelang FOMC meeting. Bursa Amerika ditutup terkoreksi menjelang FOMC meeting pada 12-13 September dengan indeks Dow Jones terkoreksi -0.39%, S&P terkoreksi sebesar -0.61% dan Nasdaq terkoreksi -1.03%. Bursa Eropa juga melemah dimana pada Rabu pekan ini, Mahkamah Konstitusi Jerman akan memutuskan legalitas ESM (European Stability Mechanism), dana penyelamatan zona euro, bersama dengan ECB, IMF dan European Commission. Hal tersebut merupakan hal krusial bagi rencana ECB untuk menahan biaya pinjaman Spanyol dan Italia. Sementara itu, pemilu Belanda juga akan dilangsungkan pada Rabu ini, dimana hasil pemilu tersebut akan mempengaruhi outlook investor apabila pemimpin yang terpilih kurang mendukung kesatuan zona euro. Dari China, data ekspor pada bulan Agustus tumbuh sebesar 2.7%, lebih lambat dari ekspektasi sebesar 3% sedangkan data impor turun sebesar 2.6% di bulan Agustus dari ekspektasi kenaikan sebesar 3.5%. Pekan lalu, pemerintah China menyetu jui proyek infrastruktur senilai USD 157 miliar namun tanpa stimulus tambahan, China dikhawatirkan tidak akan mencapai target pertumbuhan tahun 2012 sebesar 7.5%.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range 4,125β€”4,165). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level IDR 4,160, sempat menguji resistance level 4,165 namun indeks gagal melewatinya yang mana hal tersebut berpotensi untuk mengalami technical correction dan menguji kembali support level di 4,125, stochastic mulai memasuki wilayah overbought yang berpotensi menahan laju penguatan indeks, sementara RSI yang berada pada kecenderungan menguat berpeluang membawa indeks menguji resistance level di 4,185. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads