Jakarta - Bursa AS ditutup menguat tajam pada perdagangan tadi malam dipicu oleh hasil FOMC Meeting dimana the Fed berencana meluncurkan program stimulus yang agresif dengan melakukan pembelian instrument utang berbasis KPR (
mortgage debt) setiap bulan senilai US$ 40 milyar dan terus melanjutkan pembelian asset untuk meningkatkan pasar tenaga kerja, namun the Fed memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi mejadi 2% dari seblumnya 2,4%, namun meningkatkan proyeksi pertumbuhan untuk 2013 dan 2014 menjadi masing-masing 3% dan 3,8% dari sebelumnya 2,4% dan 3%.
Kami menilai langkah the Fed cukup positif dan dapat mengembalikan kepercayaan investor dengan harapan program ini berhasil memulihkan indicator-indikator ekonomi makro ke arah yang positif. Bursa eropa ditutup mixed akibat belum merespon hasil FOMC Meeting yang berencana melakukan pembelian mortgage debt assets. Indeks FTSE naik 0,65%, CAC turun 1,18%, DAX turun 0,45%.
Bursa Asia pagi ini terpantau menguat. Nikkei naik 1,59%, Kospi naik 2,46%. Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak positif terimbas rencana program stimulus the Fed AS. Saham-saham terutama
blue chip diprediksi akan langsung open gap keatas, namun untuk trading perlu diwaspadai aksi
profit taking dari investor yang sudah melakukan pembelian sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak positif terimbas rencana program stimulus the Fed AS. Saham-saham terutama blue chip diprediksi akan langsung
open gap keatas, namun untuk trading perlu diwaspadai aksi profit taking dari investor yang sudah melakukan pembelian sebelumnya.
(wep/wep)