Indeks LQ45, yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip Indonesia, ditutup di 715.888, turun 1.324 poin atau 0.18%. Perdagangan yang datar di bursa Indonesia pada hari Kamis terjadi seiring pergerakan sideways sebagian besar bursa-bursa regional Asia, dimana sebagian besar investor memilih berhati-hati menjelang dirilisnya hasil rapat dewan gubernur bank sentral AS β the Fed pada Kamis malam.
Para pelaku pasar mengharapkan adanya rencana stimulus ekonomi yang rinci dari the Fed, terutama dengan pelonggaran kuantitatif ke-3 (QE3). Sebanyak 97 saham menguat, 139 saham turun, dan sisanya 225 saham tidak berubah pada hari Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.67 miliar lembar saham senilai Rp 3.682 triliun berpindah tangan di pasar reguler, dan investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 480.48 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 206.51 poin, atau 1.6% dan ditutup di 13,539.86. Indeks S&P 500 menguat 23.43 poin, atau 1.6%, menjadi 1,459.99. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 41.52 poin, atau 1.3% ke 3,155.83.
Sentimen positif dari AS semalam cukup kuat hingga membawa bursa regional ke dalam zona hijau pagi ini. Pernyataan the Fed diprediksi akan mampu membangkitkan kepercayaan investor dan kembali masuk ke pasar. IHSG diprediksi juga akan ikut terpengaruh penguatan ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,128 dan resistance di 4,216.
(wep/wep)











































