Phillip Securities: Sentimen Positif AS Angkat IHSG

Phillip Securities: Sentimen Positif AS Angkat IHSG

- detikFinance
Senin, 17 Sep 2012 10:04 WIB
Phillip Securities: Sentimen Positif AS Angkat IHSG
Jakarta - IHSG mengalami reli tajam pada perdagangan Jumat (14/09), seiring dengan reli bursa-bursa saham global setelah bank sentral AS (the Fed) mengumumkan program pembelian surat utang berbasis hipotek, atau yang biasanya disebut Mortgage-backed Securities, sampai pasar ketenagakerjaan AS pulih. Program tersebut merupakan langkah pelonggaran kuantitatif ke-3 kalinya (QE3) yang diambil oleh the Fed sejak krisis tahun 2008, untuk memulihkan ekonomi dan menekan tingkat pengangguran di AS.

IHSG ditutup dengan kenaikan 2.07%, atau 86.359 poin, menjadi 4,256.998 pada hari Jumat, dengan delapan dari 9 sektor utama menguat. Sektor pertambangan memimpin dengan kenaikan 4.48%, sektor agrikultur naik 3.88%, dan sektor industri dasar menguat 3.47%. Satu-satunya sektor yang berakhir di zona negatif pada hari Jumat adalah sektor barang konsumen yang turun 0.03%.

Indeks LQ45 sementara itu ditutup dengan kenaikan 16.643 poin, atau 2.32% di 732.531. Untuk setiap saham yang turun, lebih dari 4 saham lainnya naik pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana lebih dari 5.325 miliar lembar saham senilai Rp 6.358 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih yang cukup besar, mencapai Rp 1.356 triliun. Saham-saham yang mencatat performa terbaik pada hari Jumat antara lain United Tractors (UNTR) naik 1,400 poin atau 6.80% ke Rp 22,000, Astra Agro Lestari (AALI) menguat 1,350 poin atau 6.24% menjadi Rp 23,000, Indo Tambangraya Megah (ITMG) bertambah 1,100 poin atau 2.84% di Rp 39,900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) mencetak 1,000 poin atau 6.83% ke Rp 15,650, dan Semen Gresik (Persero) (SMGR) memperoleh 900 poin atau 6.87% di Rp 14,000. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak diantaranya saham Gudang Garam (GGRM) turun 250 poin atau 0.51% ke Rp 49,050, Surya Toto Indonesia (TOTO) jatuh 150 poin atau 2.115 ke Rp 6,950, Unilever Indonesia (UNVR) terpangkas 150 poin atau 0.54% ke Rp 27,800, Mayora Indah (MYOR) kehilangan 100 poin atau 0.44% di Rp 22,750, dan Elang Mahkota Teknologi (EMTK) melemah 100 poin atau 2.00% ke Rp 4,900.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham AS melanjutkan reli pada perdagangan Jumat (16/09), dipicu oleh keputusan bank sentral AS (the Federal Reserve) pada hari sebelumnya untuk melakukan program pembelian efek-efek beragunan hipotek, atau mortgage-backed securities, senilai USD 40 miliar per bulan sampai kondisi pasar ketenagakerjaan AS pulih. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan 53.51 poin, atau 0.4% di 13,593.37, level tertinggi sejak Desember 2007. Saham Bank of America Corp. (BAC) memimpin dengan kenaikan 1.6% pada hari Jumat. Indeks S&P 500 bertambah 5.78 poin, atau 0.4% dan ditutup di 1,465.77, dengan sektor energi menunjukkan performa terbaik di antara 10 kelompok industri S&P 500 setelah harga minyak mentah sempat mencapai USD 100 per barel. Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup di 3,183.95, naik 28.12 poin atau 0.9%, yang merupakan level tertinggi Nasdaq Composite sejak November 2000. Saham Apple Inc. (AAPL) yang merupakan komponen terbesar Nasdaq, memimpin dengan kenaikan USD 8.30 atau 1.2% ke USD 691.28 per lembar saham.

IHSG kemungkinan akan melanjutkan kenaikan hari ini, seiring dengan berlanjutnya euforia bursa-bursa saham global setelah bank sentral AS (the Fed) mengumumkan program pembelian efek-efek beragunan hipotek pada hari Kamis (13/09) lalu. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan di zona positif dengan support di 4,180 dan resistance di 4,282.

Technical Recommendations:

  • ADRO (1,590) – Spec. Buy. R2: 1,730, R1: 1,680, S1: 1,550, S2: 1,500
  • AKRA (4,025) – BUY. R2: 4,300 R1: 4,200, S1: 3,900, S2: 3,775
  • UNTR (22,000) – Spec. Buy. R2: 24,900, R1: 23,750, S1: 21,200, S2: 20,250
  • BRMS (600) – BUY. R2: 680, R1: 640, S1: 570, S2: 520
(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads