Pada perdagangan Senin, 17 Setember 2012 kemarin IHSG akhirnya ditutup di level 4.255,28 atau turun tipis 1,72 poin (-0,04%), dimana beberapa sektor mengalami penurunan dipimpin Infrastruktur (-1,69%), Consumer (-0,26%) dan Finance (-0,08%), namun beberapa sektor lain berhasil menguat seperti Pertambangan (+1,58%) dan Industri Dasar (+0,72%). Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.4,9 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.602 Miliar.
Sebelumnya bursa-bursa di kawasan Asia ditutup bervariasi, dimana Hangseng naik ke level 20.658,11 (+0,14%), STI naik ke level 3.078,72 (+0,27%), Kospi turun ke level 2.002,35 (-0,26%), sedang Nikkei libur.
Sementara Pasar Saham Eropa mengalami pull back setelah menguat cukup signifikan di pekan lalu, FTSE turun ke level 5.893,52 (-0,37%), DAX turun ke level 7.403,69 (-0,11%) dan CAC40 turun ke level 3.553,69 (-0,78%).
Demikian pula Pasar Saham Wall Street berakhir melemah setelah kenaikan selama 4 hari berturut-turut. Pada penutupan perdagangan awal pekan, DJI berada di level 13.553,10 atau turun 40,27 poin (-0,30%), Nasdaq berada di level 3.178,67 atau turun 5,28 poin (-0,17%) dan S&P500 berada di level 1.461,19 atau turun 4,58 poin (-0,31%).
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diperkirakan akan fluktuatif dan rawan profit taking. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.201 - 4.278.
(ang/ang)











































