Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking

- detikFinance
Selasa, 18 Sep 2012 09:53 WIB
Phillip Securities: IHSG Diprediksi Profit Taking
Jakarta - IHSG berakhir dengan penurunan tipis sebesar 1.715 poin, atau 0.04% di 4,255.283, menutup perdagangan yang relatif datar di awal pekan ini. Empat dari 9 sektor utama IHSG ditutup negatif, dengan sektor infrastruktur turun paling banyak, yaitu 1.69%, diikuti oleh sektor barang konsumen turun 0.25%, dan sektor finansial melemah 0.08%. Sementara sektor-sektor yang menahan turunnya IHSG lebih lanjut dengan mengkontribusi positif antara lain sektor pertambangan naik 1.58%, industri dasar naik 0.72%, dan sektor aneka industri terpangkas 0.41%. Sementara indeks LQ45 justru ditutup positif 0.338 poin, atau 0.05% di 732.869. Indeks bursa-bursa regional Asia ditutup beragam pada hari Senin, ditengah keraguan para pelaku pasar bahwa bank sentral China (PBOC) akan mengambil kebijakan pelonggaran moneter setelah diluncurkannya QE3 oleh bank sentral AS (the Fed). Reli yang terjadi di pasar saham global pada dua hari terakhir pekan lalu setelah the Fed mengumumkan program pembelian efek-efek beragunan hipotek juga mulai memudar di awal minggu ini. Sebanyak 115 saham turun, 121 saham naik, dan sisanya 226 saham stagnan pada perdagangan Senin di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.204 miliar lembar saham senilai Rp 4.429 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 602.355 miliar. Saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak pada hari Senin diantaranya saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik 950 poin atau 6.07% ke Rp 16,600, Indo Tambangraya Megah (ITMG) menguat 900 poin atau 2.26% menjadi Rp 40,800, United Tractors (UNTR) memperoleh 700 poin atau 3.18% di Rp 22,700, Ace Hardware Indonesia (ACES) mencetak 450 poin atau 7.20% di Rp 6,700, dan Unilever Indonesia (UNVR) bertambah 200 poin atau 0.72% dan ditutup di Rp 28,000. Sementara saham-saham dengan penurunan terbanyak antara lain saham Mayora Indah (MYOR) jatuh 1,250 poin atau 5.49% ke Rp 21,500, Gudang Garam (GGRM) turun 950 poin atau 1.94% ke Rp 48,100, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) kehilangan 400 poin atau 4.15% di Rp 9,250, Mitra Adiperkasa (MAPI) terpangkas 250 poin atau 3.52% menjadi Rp 6,850, dan Surya Citra Media (SCMA) melemah 250 poin atau 2.35% dan ditutup di Rp 10,400.

Saham-saham AS ditutup negatif pada perdagangan Senin (17/09), setelah reli empat hari berturut-turut yang membawa indeks-indeks bursa saham AS ke level tertinggi yang pernah dicapai. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan penurunan 40.27 poin, atau 0.3%, ke 13,553.10, dengan saham Bank of America Corp (BAC) dan Alcoa Inc. (AA) turun paling banyak diantara 30 komponen Dow. Keputusan bank sentral AS, the Federal Reserve, pada hari Kamis lalu untuk melakukan program pembelian efek-efek beragunan hipotek (mortgage-backed securities) untuk memacu ekonomi AS membawa indeks Dow Jones ke level tertinggi sejak Desember 2007. Indeks S&P 500, sementara itu berakhir dengan penurunan 4.58 poin atau 0.3% pada hari Senin, dan ditutup di 1,461.19, dengan sektor sumber daya alam dan finansial turun paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Indeks Nasdaq Composite turun 5.28 poin, atau 0.2%, menjadi 3,178.67. Saham Apple Inc. (AAPL), yang merupakan komponen terbesar Nasdaq, naik 1.2% ke USD 699.78 setelah perusahaan tersebut mengatakan jumlah order awal untuk produk barunya iPhone 5 mencapai 2 juta unit di hari pertama peluncurannya kemarin.

IHSG berpotensi diperdagangkan di zona negatif hari ini, dan mengalami koreksi setelah reli tajam pekan lalu yang membawa indeks ke level tertinggi yang pernah dicapai yaitu 4,256.998. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan kisaran yang sempit hari ini, dengan support di 4,218 dan resistance di 4,282.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
HEXA (7,950) – Sell. R2: 8,400, R1: 8,200, S1: 7,850, S2: 7,750
PGAS (4,125) – BUY. R2: 4,200, R1: 4,150, S1: 4,100, S2: 4,050
WIKA (1,130) – Spec. Buy. R2: 1,170, R1: 1,150, S1: 1,120, S2: 1,110
JSMR (5,750) – BUY. R2: 5,850, R1: 5,800, S1: 5,700, S2: 5,650

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads