Mega Capital: Indeks diperkirakan Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks diperkirakan Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 19 Sep 2012 08:42 WIB
Mega Capital: Indeks diperkirakan Cenderung Melemah
Jakarta - Terkena aksi profit taking, IHSG turun 0.74%. Aksi profit taking yang dilakukan investor, setelah pada minggu lalu IHSG mencatatkan record tertinggi di level 4,272, membuat IHSG terkoreksi 0.74% ke level 4,223. Investor melepas sebagian besar saham blue chip, terutama yang terkait dengan sektor pertambangan. Investor melakukan aksi profit taking karena pada awal pekan perdagangan ini tidak ada sentimen positif baru. Selain itu, kegagalan pertemuan para Menteri Keuangan Uni Eropa untuk membuat blue print penyatuan industri perbankan Eropa, serta memanasnya Hubungan China dan Jepang menjadi katalis negative. Dari pasar Asia sendiri, kemarin indeks Kospi turun –0.2%, Hang Seng –0.1% dan Shanghai –0.8%.

Outlook FedEx picu pelemahan Wall Street. Revisi outlook yang dilakukan oleh the FedEx Corp. memicu aksi jual sebagian besar saham di Amerika, dimana pada perdagangan semalam indeks S&P 500 turun 0.13% ke level 1,459 dan Nasdaq –0.03% ke 3,177. Indeks DJIA sendiri ditutup naik sangat tipis 0.09% ke 13,564. FedEx, yang menjadi bellwheter ekonomi AS, menurunkan target pertumbuhan tahun ini menjadi +2.3% dari +2.4%, sementara target 2013 juga direvisi menjadi +2.7% dari +3%. Selain itu, investor juga khawatir penyelesaian krisis Eropa terganjal masalah politik, setelah dalam pertemuan para Menteri Keuangan Uni Eropa akhir minggu lalu tidak menghasilkan kata sepakat terkait rencana penyatuan industri perbankan Eropa, yang menjadi salah satu syarat yang diminta oleh Bank Sentral Eropa bagi penggelontoran dana bailout. Selain itu, pernyataan dari anggota ECB Governing Council Luc Coene bahwa pemerintah Spanyol sebaiknya segera meminta dana bantuan guna menekan yield negara mata dor tersebut, ditanggapi sebagai sinyal negative oleh pasar. Malam ini investor akan menanti sejumlah data perumahaan AS; seperti Housing Starts (est. +2.8%, prior –1.1%), Building Permits (est. –1.9%, prior +6.8%) dan Existing Home Sales (est. +2%, prior +2.3%).

Indeks diperkirakan Mix To Low (Range 4,205—4,255). IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin melanjutkan pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya, indeks juga sempat menguji support level yang berada di 4,205 namun belum mampu untuk melewatinya, stochastic yang menunjukkan indeks jenuh terhadap aksi beli tampak mengalami death cross dan berpeluang untuk kembali melemah dan dimungkinkan untuk kembali menguji support level tersebut di atas, pun demikian halnya dengan RSI yang berpotensi melemah. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads