Hal ini mengingat problem perlambatan ekonomi global masih tetap kuat membayangi prospek pertumbuhan ekonomi global ke depan. Harga minyak tadi malam di pasar AS kembali tertekan hingga 3% di USD91,84/barrel. Penurunan ini selain disebabkan masih tingginya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global, juga dipicu kenaikan cadangan minyak AS hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara tadi malam di Wall Street, Indeks DJIA dan S&P masih menguat tipis masing-masing 0,10% dan 0,12%. Penguatan ini terutama merespon data penjualan rumah di AS (existing home sales) Agustus naik 7,8% dari bulan sebelumnya.
Melanjutkan perdagangan hari ini, peluang penguatan masih terbuka meskipun rawan aksi ambil untung terutama terhadap saham-saham sektor tambang logam dan energi yang kenaikan harganya sudah relatif tinggi. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang konsolidasi dengan transaksi yang relatif tipis. IHSG akan bergerak naik turun dalam rentang sekitar 30-50 poin dengan support di 4220 dan resisten di 4270.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
ASII 7350-7700 Buy, SL 7250
BRAU 200-240 TB, SL 199
BHIT 430-460 TB, SL 420
MAPI 6300-6600 BoW, SL 6200
ASRI 475-500 BoW, SL 465
BMRI 7800-8100 BoW, SL 7700
APLN 335-360 TB, SL 325
(ang/ang)











































