Jakarta - Meskipun di Ibukota Jakarta sebagian aktivitas dan layanan publik ditutup karena pelaksanaan pemilu, investor di bursa tetap aktif bertransaksi sebagaimana biasa. Pada penutupan perdagangan Kamis 20/09, indeks terpantau melemah ke posisi 4217 menyusut 27 poin setara -0.64%. Sejak dibuka indeks langsung catatkan penurunan dan sepanjang hari bergerak dalam teritori negatif. Negatifnya perdagangan di pasar saham Asia ikut membawa sentimen negatif di pasar, sehingga investor pun larut dalam aksi jual saham. Sektor tambang kembali mengalami pelemahan terbesar sore kemaren dengan penurunan -2.49% diikuti sektor konsumsi yang melemah -2.00%. Sementara itu sektor konstruksi catatkan penguatan tertinggi yakni 0.74% diantara 3 sektor yang menguat. Dua emiten dalam grup Lippo, MPPA dan MLPL sore kemaren menjadi buruan investor setelah aksi korporasi keduanya menjadi topik hangat di sejumlah liputan media.
IHSG saat ini berada di bawah MA-5 di level 4239 dan di bawah level krusial di 4221. Posisi tersebut memberi peluang indeks untuk melemah kembali dengan menguji level psikologis 4200. Bila gagal di level tersebut indeks mencoba bertahan di level 4170. Investor asing yang membukukan net buying dan pergerakan positif bursa regional diharapkan menahan kejatuhan indeks. Indeks sepanjang di atas level 4150 tetap dalam tren naik. Tiga sektor masih menunujukkan sinyal bearish seperti sektor infrastruktur, konsumsi dan keuangan. Potensi sinyal bearish ditunjukkan sektor aneka industri. berpotensi Indikator Stockhastic terlihat masih menunjukkan pergerakan downtrend sementara indikator MACD bergerak berbalik arah ke bawah. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4170 hingga 4240.
(ang/ang)