Kiwoom Securities: IHSG Berpotensi Negatif

Kiwoom Securities: IHSG Berpotensi Negatif

- detikFinance
Selasa, 25 Sep 2012 08:35 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Berpotensi Negatif
Jakarta - Mixednya bursa regional di tengah turunnya harga batubara dan CPO dapat mempengaruhi sentimen. IHSG berada di area yang negatif dengan penutupan pada level psikologis 4,200 kemarin. Namun demikian, masih adanya minat beli asing diharapkan dapat membatasi peluang negatif ini. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan potensi negatif hari ini.

Bakrie Group – Bumi Plc akan lakukan investigasi
Bumi Plc, pemegang 29% saham PT Bumi Resources (BUMI), menyatakan tengah melakukan investigasi terhadap dugaan penyampaian laporan keuangan yang tidak normal. Fokus penyelidikan akan diutamakan pada dana pengembangan di BUMI dan PT Berau Coal Energy (BRAU) yang dibukukan nol dalam akun Bumi Plc per 31 Desember 2011, kecuali investasi senilai US$ 39 Juta dalam neraca konsolidasi. Pada 28 Agustus 2011, PT Recapital Asset Management membatalkan pencairan investasi senilai US$ 231 Juta kepada BUMI. Pemilik Recapital, Rosan Roeslani, juga menjabat sebagai anggota direksi Bumi Plc. Pagi ini dikabarkan bahwa Ari Hudaya, President Director BUMI, mengundurkan diri dari jabatannya.

APLN – Rencana ekspansi
PT Agung Podomoro Land (APLN) menyiapkan dana Rp 300 Miliar untuk mengakuisisi enam lahan di Jakarta, Bandung, dan Karawang. Proses akuisisi diharapkan selesai akhir tahun ini. Dana akuisisi berasal dari hasil penerbitan obligasi di bulan Agustus 2011. Pada saat itu APLN mampu meraih dana sebesar Rp 1.2 Triliun. Selain ekspansi APLN juga menaikkan hasil pra penjualan (presales) tahun ini dari semula Rp 4.2 Triliun - Rp 4.3 Triliun menjadi Rp 4.6 Triliun - Rp 5 Triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KKGI – Rencana buyback saham
PT Resource Alam Indonesia (KKGI) berencana melakukan buyback saham untuk jangka waktu 18 bulan setelah mendapat persetujuan RUPSLB pada 25 Oktober mendatang. Buyback akan dilakukan dengan jumlah maksimal 10% dari jumlah saham beredar dengan nilai maksimal Rp 200 Miliar. Mengacu pada besaran tersebut, maka nilai maksimal buyback saham akan berada pada kisaran harga Rp 2,875 per lembar.

MBTO – Target pertumbuhan penjualan
PT Martina Berto (MBTO) menargetkan penjualan 2H 2012 diatas 25%. Pada 1H 2012 MBTO meraih penjualan Rp 329 Miliar dengan asumsi target penjualan 2H 2012 mencapai Rp 416 Miliar. Manajemen mengungkapkan strategi untuk meningkatkan penjualan telah di lakukan 1H 2012 seperti peluncuran produk baru dan menambah distributor baru, Century Health dan Guardian yang telah diajak bekerjasama. MBTO melihat dampaknya dapat dilihat pada 2H 2012. Sedangkan untuk mencapai target penjualan tahun ini sebesar Rp 745.6 Miliar, MBTO akan ekspansi ke Malaysia.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads