Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu masih adanya kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian mengenai kebijakan dari para petinggi Uni Eropa terkait krisis zona Euro. Hasil pertemuan pekan lalu, antara Jerman-Perancis mengalami perbedaan pendapat mengenai sektor perbankan Eropa sehingga rapat para MenKeu Uni Eropa menjadi deadlock. Sentimen negatif juga datang dari Kepala IMF, Christine Lagarde yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia untuk 2013 menjadi 3,9% dari outlook sebelumnya 4,1% dan untuk 2012 masih tetap di level 3,6%.
Pergerakan bursa saham Asia dipicu kabar positif dari China yang mempercepat persetujuan pengajuan investasi asing dalam negeri dimana Pemerintah China memberikan jaminan quota senilai $9,2 miliar kepada investor yang qualified. Pemerintahan China telah menyetujui penggabungan senilai US$30,8 miliar ke dalam quota tersebut. Selain itu, adanya tambahan stimulus dari PBoC senilai 290 miliar Yuan ($46 miliar) yang disuntikkan ke dalam sistem keuangan melalui reverse-repurchase agreement membuat bursa saham Asia bergerak reversal naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa saham Eropa bergerak reversal naik setelah rilis indeks harga rumah dan consumer confidence AS mengalami kenaikan di atas ekspektasi sehingga dapat mengembalikan optimisme pelaku pasar akan berjalannya pemulihan ekonomi global, terutama dari negara besar AS. Sentimen positif ini dapat menutupi sentimen negatif dari permasalahan Yunani karena kemungkinan tertundanya bantuan bailout dan Spanyol yang menghadapi permasalah keuangan serius.
Pergerakan bursa saham AS bergerak berlainan dimana ditutup melemah setelah pelaku pasar merasa bahwa stimulus yang dikucurkkan bank sentral dinilai tidak mampu untuk menopang pertumbuhan di AS. Hal ini diperkuat dengan pernyataan kepala The Fed Philadelphia, Plosser, dimana program pembelian obligasi oleh The Fed belum mampu menjadi pendorong pertumbuhan. Tentu saja, kondisi ini menghapus penguatan yang sempat terjadi di awal perdagangan setelah rilis data-data ekonomi AS yang di atas estimasi.
Adapun saham-saham yg dpt diperhatikan a.l
LSIP BoW Spt 2275-2325 Rst 2425-2475 TP 2450. Terbentuknya long legged doji di lower middle band & stochastic yang mencoba reversal dari area oversold seharusnya dapat membuka peluang kenaikan.
CPIN Trading Buy Spt 2825-2875 Rst 2950-2975 TP 2975. Pergerakan stochastic yang berusaha mendekati area overbought & upper bollinger band membuat tren naik masih terjaga.
MYOR BoW Spt 21650-21850 Rst 22200-22350 TP 22250. Candle yang menyentuh middle bollinger band dan stochastic yang bergerak menuju area ovebought seharusnya dapat membuka penguatan lanjutan.
CTRA Trading Buy Spt 650-670 Rst 710-730 TP 730. Kenaikan volume transaksi yang didukung dengan stochastic yang mencoba mendekati area overbought masih membuka kenaikan lanjutan.
Saham-saham lainnya a.l INTP, SMGR, ASII, ICBP, ASRI, LPKR, TLKM, & BBRI.
(ang/ang)











































