Jakarta - Pada perdagangan Selasa (25/9) Indeks Dow Jones ditutup turun 101,37 poin (-0,75%) ke 13.457,55 dan minyak
light sweet diperdagangkan di level US$91 per barel di New York setelah Presiden Fed Bank of Philadelphia mengatakan kemungkinan stimulus tidak akan memacu pertumbuhan dan dapat menjatuhkan kredibilitas The Fed.
IHSG kemarin (25/9) ditutup naik 25,97 poin (+0,61%) ke level 4.226,89 dengan asing tercatat melakukan
net sell di pasar reguler sebesar Rp177,77 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BUMI, BBNI, LSIP, MAPI, dan UNTR.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,582 per Dollar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan pada hari ini membuat peluang kenaikan IHSG terbuka, walaupun masih menyisakan resiko
downside hingga
support 4160, namun jika IHSG berhasil menembus 4240 yang merupakan
resistance minornya maka kenaikan akan terus berlanjut bahkan hingga 4330 target minor.
Pada perdagangan hari ini (26/9) IHSG diperkirakan akan mengalami sentimen
mixed dengan kecenderungan menguat dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GJTL, CMNP, dan LSIP.
(etr/ang)