Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 26 Sep 2012 08:38 WIB
Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah
Jakarta - IHSG Menguat +0.62%. Indeks sempat bergerak fluktuatif dimana pasar masih fokus pada pertumbuhan ekonomi global serta kondisi zona Euro. Penguatan sektor property dan infrasturkur yang menguat masing-masing +1.4% dan +0.85% mendorong penguatan IHSG +0.62% pada level 4,226.88. Saham sektor kontruksi ADHI dan PTPP menguat sekitar 5% pasca kabar berjalannya kembali proyek-proyek infrastruktur yang tertunda serta proyeksi pertumbuhan kinerja poitif hingga akhir tahun. Sementara itu, mayoritas bursa Asia rata-rata ditutup variatif dimana Hangseng menguat +0.02% atas adanya ekspektasi pemangkasan reserve perbankan untuk mendorong perekonomian, Nikkei menguat +0.25% oleh sentimen aksi beli beberapa saham yang memasuki masa cum dividend hari selasa kemarin sedangkan ST times melemah tipis –0.03% dan Kospi juga melemah –0.6%.

Wall Street Melemah di tengah Consumer Confidence yang membaik. Mayoritas bursa Amerika pada perdagangan semalam ditutup melemah akibat tekanan jual saham-saham di sektor alat berat Caterpillar Inc. yang tengah memangkas outlook kinerjanya hingga tahun 2015. Ekspektasi penurunan kinerja di perusahan besar akan menjadi sinyal penurunan secara keseluruhan kinerja perusahaan lainnya. Disamping itu, Apple yang sukses dalam debut produk terbarunya juga mengalami koreksi –2.5% dan –3.8% dalam dua hari terkahir. Saham caterpillar sendiri melemah –4.3%. Bursa Amerika sempat menguat pada sesi awal pasca rilis data consumer confidence yang mengalami kenaikan signifikan dalam tujuh bulan terakhir pada level 70.3 (cons. 64.8 dan prior. 60.6). Ketidakyakinan investor atas program QE3 maupun asset purchase program di beberapa Negara belum cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global. Dow jones melemah –0.75%, Nasdaq –1.36% serta S&P melemah –1.05%. Bursa Eropa mayoritas menguat ata s positifnya data consumer AS serta poitifnya earnings season di kuartal ketiga tahun ini.

Indeks Cenderung Melemah (Range 4,185—4,250). IHSG kembali ditutup melanjutkan masa konsolidasinya yang terjadi selama lebih dari sepekan terakhir, indeks sempat bergerak melemah dan menguji support level di 4,185 namun akhirnya ditutup menguat di level 4,226, technical rebound yang terjadi pada indeks dimungkinkan untuk berlanjut menuju resistance level terdekatnya di 4,250, akan tetapi stochastic dan RSI yang berada pada kecenderungan melemah kemungkinan dapat menghambat laju penguatan indeks dan menguji kembali support level 4,200. Hari ini diperkirakan indeks berada pada kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads