Trust Securities: Koreksi IHSG Mulai Melambat

Trust Securities: Koreksi IHSG Mulai Melambat

Trust Securities - detikFinance
Kamis, 27 Sep 2012 08:29 WIB
Jakarta - Seperti perkiraan kami sebelumnya dimana pelemahan bursa saham AS akan berimbas pada perdagangan Rabu (26/9) dan terlihat dimana IHSG langsung anjlok sejak awal hingga akhir perdagangan. Pergerakan bursa saham Asia yang berkubang di zona merah sepanjang perdagangan dan pembukaan pasar saham Eropa yang juga berada di teritori negatif makin membuat IHSG terperosok. Dari internal, berita rencana pemerintah untuk menaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 15% pada 2013 yang dilakukan secara bertahap setiap triwulan turut menambah sentiment negatif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.215,67 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 4.153,45 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.180,16. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu masih adanya kecemasan pelaku pasar terhadap ketidakpastian masalah krisis utang di Uni Eropa, terutama akibat meningkatnya tensi unjuk rasa di Spanyol terkait penyelesaian masalah fiskal dan sulitnya pembiayaan Negara. Spanyol akan memberlakukan program austerity (pengetatan anggaran) pada Kamis (27/9). Tetapi, program tersebut justru dibaca pasar bahwa Spanyol enggan mengajukan bailout ke Uni Eropa yang menjadi syarat diaktifkannya program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB. Selain itu, Deutsche Bundesbank dilaporkan akan menginvestigasi legalitas program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB.

Pergerakan bursa saham Asia dipicu sentiment negatif dari imbas melemahnya bursa saham AS sebelumnya setelah merespon negatif pernyataan dari salah 1 pejabat The Fed yang mengatakan bahwa rencana pembelian The Fed untuk menstimulus perekonomian diragukan keberhasilannya. Selain itu, meningkatnya tensi ketegangan antara China dan Jepang kembali membuat investor cemas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan bursa saham Eropa kembali melemah seiring bertambah khawatirnya pelaku pasar terhadap upaya pemulihan ekonomi, terutama perekonomian terbesar dunia, AS setelah salah 1 pejabat The Fed menyangsikan efektifnya pembelian obligasi senilai US$40 miliar dalam menstimulus perekonomian. Selain itu, pelaku pasar juga bersikap wait & see terhadap sidang parlemen Spanyol untuk membahas penganggaran negara.

Pergerakan bursa saham AS masih berada di zona negatif seiring dengan sikap pelaku pasar yang cemas makin berlarutnya masalah krisis utang di Uni Eropa serta masih adanya imbas negatif dari pernyataan kepala The Fed Philadelphia, Plosser, terkait ketidakefektinya program pembelian obligasi oleh The Fed dalam mendorong pertumbuhan. Akibatnya, pelaku pasar juga mencemaskan keefektifan langkah ECB sebelumnnya dalam pembelian tidak terbatas obligasi negara-negara Eropa dan langkah BoJ dalam meningkatkan pembelian aset untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Pada perdagangan Kamis (27/9) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.145-4.165 dan resistance 4.195-4.200. IHSG terlihat membentuk pola seperti ascending triangle. Posisi candle menyentuh middle bollinger bands. MACD mulai bergerak turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan kenaikannya dan kembali melemah. Dari candle yang terbentuk, pelemahan kali ini telah menutup gap yang terjadi pada minggu I September. Belum adanya sentimen positif masih akan mewarnai perdagangan Kamis (27/9) sehingga IHSG berpeluang tetap berada di zona merah namun, diharapkan pergerakan tersebut bisa mulai tertahan pelemahannya.

Adapun saham2 yang dapat diperhatikan a.l : AALI, ICBP, KLBF, CTRP, PGAS, TLKM, BBNI, & AKRA.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads