Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu masih adanya kecemasan pelaku pasar terhadap ketidakpastian masalah krisis utang di Uni Eropa, terutama akibat meningkatnya tensi unjuk rasa di Spanyol terkait penyelesaian masalah fiskal dan sulitnya pembiayaan Negara. Spanyol akan memberlakukan program austerity (pengetatan anggaran) pada Kamis (27/9). Tetapi, program tersebut justru dibaca pasar bahwa Spanyol enggan mengajukan bailout ke Uni Eropa yang menjadi syarat diaktifkannya program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB. Selain itu, Deutsche Bundesbank dilaporkan akan menginvestigasi legalitas program pembelian obligasi di pasar sekunder oleh ECB.
Pergerakan bursa saham Asia dipicu sentiment negatif dari imbas melemahnya bursa saham AS sebelumnya setelah merespon negatif pernyataan dari salah 1 pejabat The Fed yang mengatakan bahwa rencana pembelian The Fed untuk menstimulus perekonomian diragukan keberhasilannya. Selain itu, meningkatnya tensi ketegangan antara China dan Jepang kembali membuat investor cemas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa saham AS masih berada di zona negatif seiring dengan sikap pelaku pasar yang cemas makin berlarutnya masalah krisis utang di Uni Eropa serta masih adanya imbas negatif dari pernyataan kepala The Fed Philadelphia, Plosser, terkait ketidakefektinya program pembelian obligasi oleh The Fed dalam mendorong pertumbuhan. Akibatnya, pelaku pasar juga mencemaskan keefektifan langkah ECB sebelumnnya dalam pembelian tidak terbatas obligasi negara-negara Eropa dan langkah BoJ dalam meningkatkan pembelian aset untuk mendukung pemulihan ekonomi.
Pada perdagangan Kamis (27/9) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.145-4.165 dan resistance 4.195-4.200. IHSG terlihat membentuk pola seperti ascending triangle. Posisi candle menyentuh middle bollinger bands. MACD mulai bergerak turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan kenaikannya dan kembali melemah. Dari candle yang terbentuk, pelemahan kali ini telah menutup gap yang terjadi pada minggu I September. Belum adanya sentimen positif masih akan mewarnai perdagangan Kamis (27/9) sehingga IHSG berpeluang tetap berada di zona merah namun, diharapkan pergerakan tersebut bisa mulai tertahan pelemahannya.
Adapun saham2 yang dapat diperhatikan a.l : AALI, ICBP, KLBF, CTRP, PGAS, TLKM, BBNI, & AKRA.
(ang/ang)











































