Jakarta - IHSG kembali turun pada perdagangan Rabu (26/09), seiring dengan jatuhnya indeks-indeks bursa saham regional Asia yang bereaksi terhadap komentar dari presiden bank sentral negara bagian Philadelphia, AS, yang meragukan efektifitas kebijakan pelonggaran kuantitatif ke-3 (QE3) yang belum lama ini diluncurkan oleh the Fed, terhadap ekonomi AS. Komentar tersebut memicu turunnya pasar saham AS pada hari Selasa. IHSG ditutup dengan penurunan 46.723 poin, atau 1.11%, di 4,180.163. Delapan dari 9 sektor utama berakhir di zona negatif, dengan sektor aneka industri jatuh 2.55%, sektor agrikultur kehilangan 1.81%, dan sektor barang konsumen turun 1.75%. Sementara indeks LQ45 terpangkas 8.798 poin, atau 1.21%, menjadi 716.986 dengan turunnya 35 saham-saham blue-chip. Untuk setiap saham yang naik, lebih dari 2 saham lainnya turun pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.269 miliar lembar saham senilai Rp 3.529 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 193.46 miliar. Saham-saham yang mengkontribusi positif pada IHSG di sesi Rabu diantaranya saham Century Textile Industry (CNTX) naik 1,000 poin atau 18.18% ke Rp 6,500, Multi Prima Sejahtera (LPIN) menguat 450 poin atau 4.37% ke Rp 10,750, Astra Agro Lestari (AALI) bertambah 300 poin atau 1.40% menjadi Rp 21,750, Chandra Asri Petrochemical (TPIA) mencetak 250 poin atau 11.90% di Rp 2,350, dan Plaza Indonesia Realty (PLIN) memperoleh 240 poin atau 16.55% di Rp 1,690. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak antara lain saham Garda Tujuh Buana (BTBO) turun 1,125 poin atau 22.84% ke Rp 3,800, United Tractors (UNTR) jatuh 700 poin atau 3.28% ke Rp 20,650, Gudang Garam (GGRM) kehilangan 700 poin atau 1.49% di Rp 46,350, Unilever Indonesia (UNVR) terpangkas 650 poin atau 2.52% di Rp 25,100, dan Mayora Indah (MYOR) melemah 600 poin atau 2.71% di Rp 21,500.
Saham-saham AS kembali turun pada perdagangan Rabu, dengan indeks S&P 500 membukukan penurunan hari ke-5, dipicu oleh kembalinya kekhawatiran pasar terhadap krisis utang zona Eropa. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 44.04 poin, atau 0.3%, dan ditutup di 13,413.51. Indeks S&P 500 kehilangan 8.27 poin, atau 0.6% menjadi 1,433.32. Sembilan dari 10 kelompok industri S&P 500 turun, dengan sektor energi dan teknologi turun paling banyak. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 24.03 poin, atau 0.8%, di 3,093.70. Protes yang diwarnai kekerasan terjadi di Yunani dan Spanyol, menentang program penghematan anggaran negara yang merupakan syarat bagi negara-negara Uni Eropa untuk mendapatkan dana bantuan dari Uni Eropa dan lembaga keuangan internasional.
IHSG kemungkinan akan melemah hari ini, seiring dengan sentimen negatif bursa-bursa global dan Asia yang dipicu oleh krisis utang zona Eropa. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,120 dan resistance di 4,245.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
TLKM (9,200) β Spec. Sell. R2: 9,650, R1: 9,400, S1: 8,950, S2: 8,750
UNVR (25,100) β Spec. Sell. R2: 26,500, R1: 25,750, S1: 24,000, S2: 23,000
EXCL (6,500) β Spec. Sell. R2: 6,900, R1: 6,700, S1: 6,350, S2: 6,150
ASII (7,200) β Spec. Sell. R2: 7,450, R1: 7,350, S1: 7,000, S2: 6,900
(ang/ang)