Lautandhana Securindo: IHSG Lanjutkan Koreksi

Lautandhana Securindo: IHSG Lanjutkan Koreksi

- detikFinance
Kamis, 27 Sep 2012 10:23 WIB
Jakarta - IHSG kemarin ditutup melemah cukup tajam sebesar 1,1% berada di level 4.180,2 mengekor pelemahan bursa Asia karena sikap skeptisme investor atas stimulus QE The Fed dan abu-abunya bailout yang dlakukan oleh ECB. Hampir keseluruhan sektoral IHSG terkena tekanan jual signifikan, kecuali sektoral keuangan yang ditutup pada teritori positif dipimpin oleh saham perbankan BUMN setelah diperkenankan melakukan haircut oleh Mahkamah Konstitusi. Asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 193 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 6.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 10.750, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 300 ke Rp 21.750, dan Chandra Asri (TPIA) naik Rp 250 ke Rp 2.350; sedangkan saham-saham top losers antara lain Garda Tujuh (GBTO) turun Rp 1.125 ke Rp 3.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 700 ke Rp 46.350, dan Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 25.100.

Anjloknya harga komoditas dunia (terutama WTI, CPO, Nikel dan Timah yang mengalami koreksi tajam) akibat ketidakpastian bailout ECB mendorong terjadinya koreksi bursa Wall Street dan Eropa. Indeks Dow Jones tercatat ditutup melemah 0,3% di level 13.413,5 dipimpin oleh koreksi saham perbankan yaitu Bank of Amerca dan American Express. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 anjlok cukup dalam masing-masing sebesar 2,7% dan 1,6% yang dipicu oleh demo anti program penghematan di Yunani dan Spanyol hingga terjadi kerusuhan. Hal ini menghambat proses bailout ECB untuk membawa Uni Eropa dari jurang resesi dan krisi keuangan yang terjadi. Yield surat utang Sponyol berjangka waktu 10 tahun meningkat 23 bps ke level 6% sedangkan penjualan sura utang Jerman tenor 10 tahun luput dari target EUR 5 miliar dan hanya tercapai EUR 3,19 miliar.

Sentimen negative Eropa pagi ini mendorong bursa Asia dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,6%; KOSPI -0,3%; KLSE +0,3% dan STI –0,1%. Untuk IHSG sendiri berpotensi melanjutkan koreksi yang terjadi dengan kisaran trading berada di level 4.096-4.235.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads