Anjloknya harga komoditas dunia (terutama WTI, CPO, Nikel dan Timah yang mengalami koreksi tajam) akibat ketidakpastian bailout ECB mendorong terjadinya koreksi bursa Wall Street dan Eropa. Indeks Dow Jones tercatat ditutup melemah 0,3% di level 13.413,5 dipimpin oleh koreksi saham perbankan yaitu Bank of Amerca dan American Express. Sementara itu, indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 anjlok cukup dalam masing-masing sebesar 2,7% dan 1,6% yang dipicu oleh demo anti program penghematan di Yunani dan Spanyol hingga terjadi kerusuhan. Hal ini menghambat proses bailout ECB untuk membawa Uni Eropa dari jurang resesi dan krisi keuangan yang terjadi. Yield surat utang Sponyol berjangka waktu 10 tahun meningkat 23 bps ke level 6% sedangkan penjualan sura utang Jerman tenor 10 tahun luput dari target EUR 5 miliar dan hanya tercapai EUR 3,19 miliar.
Sentimen negative Eropa pagi ini mendorong bursa Asia dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,6%; KOSPI -0,3%; KLSE +0,3% dan STI β0,1%. Untuk IHSG sendiri berpotensi melanjutkan koreksi yang terjadi dengan kisaran trading berada di level 4.096-4.235.
(dru/dru)











































