Trust Securities: IHSG Ada Peluang Rebound

Trust Securities: IHSG Ada Peluang Rebound

- detikFinance
Selasa, 02 Okt 2012 08:01 WIB
Jakarta - Seperti perkiraan kami sebelumnya dimana IHSG berpotensi melemah jika tidak didukung dengan sentimen positif yang ada, terlihat bahwa IHSG sulit melepaskan diri dari zona merah seiring rilis data dari China, KorSel, dan Jepang, terutama data-data manufaktur tidak mampu membangkitkan optimisme pelaku pasar. Negatifnya bursa saham Asia dan ditambah dengan tidak bukanya bursa saham Hong Kong karena libur menjadikan IHSG kehilangan acuan namun, tekanan jual sedikit mereda seiring dengan positifnya pembukaan pasar saham Eropa setelah hasil stress test perbankan Spanyol dinilai masih dalam perkiraan meskipun mengalami defisit senilai €59,3 miliar, di bawah nilai bailout senilai €100 miliar dan rendahnya tingkat inflasi ekonomi Indonesia (0,01% vs 0,95% MoM). Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.249,69 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 4.214,52 (level terendahnya) di pertengahan sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.236,29. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pergerakan bursa saham Asia dipicu rilis data ekonomi dari China, Jepang, dan KorSel yang dinilai belum memperlihatkan adanya pemulihan di ketiga kawasan tersebut. Rilis data-data ekonomi berupa data manufaktur meskipun ada yang naik tipis namun, indeks manufaktur India versi HSBC pun tidak berubah dari sebelumnya sehingga menunjukkan dampak perlambatan ekonomi yang masih terjadi di Asia.

Pergerakan bursa saham Eropa berbalik menguat dipengaruhi hasil stress test perbankan Spanyol yang dinilai di bawah estimasi sehingga memberi gambaran kondisi perbankan Spanyol tidaklah seburuk yang diperkirakan sebelumnya. Defisit modal perbankan Spanyol senilai €59,3 miliar di bawah perkiraan €62 miliar. Tetapi, masih ada sejumlah kekhawatiran terhadap Spanyol setelah Menteri Treasury menyatakan kebutuhan dana rekapitalisasi perbankan akan meningkatkan defisit anggaran menjadi 7,4% dari target awal 6,3% dari PDB. Investor juga menunggu keputusan Moody's yang akan mengumumkan hasil kajian terhadap rating utang Spanyol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan bursa saham AS kembali bertengger di zona hijau setelah data manufaktur yang dirilis di atas estimasi. Dengan meningkatnya indeks manufaktur di AS setidaknya mengurangi kekhawatiran ekonomi AS akan kembali jatuh menuju resesi dan menunjukkan bahwa kegiatan pabrik sdang mengalami pemulihan.

Pada perdagangan Selasa (2/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.201-4.209 dan resistance 4.251-4.262. IHSG terlihat membentuk pola seperti hammer dengan posisi yang lebih rendah dari candle sebelumnya dan sedikit menjauhi upper bollinger bands. MACD kembali bergerak terbatas dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan kenaikannya. Posisi IHSG memperlihatkan bahwa penurunan yang terjadi kembali tertahan sehingga masih membuka peluang rebound jika nantinya didukung oleh sentiment positif. Bila tidak ada sentiment positif yang mendukung maka IHSG akan kembali melanjutkan pelemahannya.

Adapun saham-saham yang diperhatikan a.l AALI, JPFA, GJTL, ICBP, CTRS, PGAS, WIKA, EXCL, BBCA, & MAPI.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads