Minyak light sweet diperdagangkan di level US$92 per barel di New York setelah indikator utama aktivitas manufaktur AS menunjukkan pertumbuhan pada September setelah tiga bulan kontraksi.
IHSG kemarin (1/10) ditutup turun 26,27 poin (-0,61%) ke level 4.236,29 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp7,1 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMR, UNVR, ASII, SMGR, dan BBNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG merupakan koreksi sehat dimana IHSG telah tertahan resistance 4272 dan support 4130. Untuk perdagangan besok kami perkirakan IHSG akan mengalami sentimen positif dengan kecenderungan naik.
Pada perdagangan hari ini (2/10) IHSG diperkirakan akan mengalami sentimen positif dengan kecenderungan naik. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, PTBA, dan MNCN.
(etr/ang)











































