Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu mulai adanya imbas positif dari langkah Pemerintahan Spanyol yang telah menyusun anggaran penghematan untuk tahun 2013 tanpa adanya kenaikan pajak dan pernyataan The Fed malam sebelumnya yang akan tetap menjaga kebijakan moneter longgarnya. Bahkan ditambahkan dengan peluang untuk bertindak lebih agresif demi menjaga perbaikan sector tenaga kerja AS. Tetapi, adanya pemangkasan suku bunga Australia oleh The Reserve Bank of Australia (RBA) cukup mempengaruhi pergerakan Rupiah sehingga hanya menguat tipis.
Pergerakan bursa saham Asia dipicu rilis positif di atas perkiraan dari data-data manufaktur AS dan Eropa sebelumnya. Data permintaan ekspor baru di China pada September yang menunjukkan kenaikan turut membuat pelaku pasar optimis. Di sisi lain, optimisme pelaku pasar juga bertambah dengan pernyataan The Fed yang mengindikasikan akan adanya stimulus. Akan tetapi, kenaikan ini menjadi terbatas ketika bursa saham Jepang dan KorSel melemah karena kekhawatiran perlambatan ekonomi akan memangkas kinerja para emiten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa saham AS bergerak variatif setelah merespon isu yang beredar dimana PM Spanyol disinyalir menolak adanya permintaan bailout. Di sisi lain, pelaku pasar masih terimbas sentimen positif dari kenaikan indeks manufaktur AS di atas estimasi serta menyimpan optimisme bahwa para bank sentral akan melakukan upaya lebih untuk mendongkrak upaya pemulihan ekonomi global.
Pada perdagangan Rabu (3/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.221-4.241 dan resistance 4.268-4.280. IHSG terlihat membentuk pola seperti shooting star dengan posisi level tertinggi menyamai candle pada akhir pekan kemarin (28/9) serta berusaha untuk kembali menuju upper bollinger bands. MACD masih bergerak terbatas dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba bergerak naik. Lagi-lagi posisi IHSG memperlihatkan pergerakan yang terbatas dimana sedang mencari pijakan yang lebih kuat untuk melanjutkan kenaikannya. Dengan mengasumsikan masih terjaganya sentiment positif dan mulai dibukanya bursa saham Hong Kong yang diharapkan dapat menguat setelah libur maka IHSG pun masih berpeluang melanjutkan kenaikannya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l:
SMGR Trading buy Spt 13900-14050 Rst 14350-14500. Terbentuknya spinning memperlihatkan pergerakan masih terbatas. Stochastic yang mencoba menguat seharusnya dapat membuka peluang untuk rebound.
CPIN Trading buy Spt 2925-2975 Rst 3050-3075. Candle mencoba menyentuh upper bollinger band dengan didukung oleh stochastic yang mencoba menembus area overbought
ASII Trading buy Spt 7300-7350 Rst 7500-7550. Pergerakan candle masih berada di sekitar area middle bollinger band yang menunjukkan masih terkonsolidasi namun, didukung dengan stochastic yang mencoba menguat
TLKM Trading buy Spt 9300-9400 Rst 9600-9650. Candle mencoba bertahan di middle bollinger band & didukung oleh stochastic yang mencoba menguat.
Saham-saham lainnya a.l : LSIP, BWPT, SMCB, ICBP, BSDE, SMRA, & BBCA
Sampai dengan ulasan ini dibuat bursa saham Eropa bergerak variatif cenderung positif setelah yield obligasi Spanyol mengindikasikan penurunan. Di sisi lain, bursa saham AS juga diekspektasikan positif seiring sentimen positif dari The Fed dan berkurangnya sementara kekhawatiran akan krisis utang di Eropa. Dengan mengasumsikan bursa saham AS dan Eropa positif maka diharapkan akan berimbas positif pula pada perdagangan bursa saham Asia besok.
(ang/ang)











































