Wall Street ditutup Mixed. Bursa Amerika pada perdagangan semalam ditutup variatif dimana Dow Jones melemah –0.24%, Nasdaq +0.21% dan S&P menguat tipis +0.09%. Wall Street sempat mengalami tekanan aksi jual pada awal sesi oleh komentar PM Spanyol Mario Rajoy yang belum akan mengajukan bailout pada pertemuan Eurogroup pekan depan. Disamping itu data tenaga kerja khususnya pengangguran yang akan dirilis besok juga diekspektasikan akan meningkat menjadi katalis negatif pelemahan Dow Jones. Sementara itu, penguatan saham-saham sektor teknologi yang didominasi oleh penguatan saham Apple +1.3% menopang penguatan bursa Nasdaq. Citigroup juga naik +1.6% setelah ratingnya dinaikkan oleh KBW. Bursa Eropa rata-rata ditutup melemah oleh sentimen penurunan kinerja keuangan di kuartal ketiga tahun ini mengingat pelemahan pertumbuhan ekonomi global yang tengah terjadi. Terkait pelemahan ekonomi global, RBA Australia kemarin memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3.25%. Sedangkan dari Inggris dilaporkan data output konstruksi yang disurvey oleh Markit Economics untuk bulan September mengalami kenaikan menjadi 49.5 vs sebelumnya 49.
IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range 4,230—4,270). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin di level 4,256, indeks masih memungkinkan untuk kembali melanjutkan penguatannya namun diperkirakan sudah semakin terbatas, level di 4,270 merupakan resistance yang harus dilewati indeks. Stochastic yang berada memasuki wilayah overbought juga berpotensi untuk menghambat laju kenaikan indeks, sementara RSI masih berada di wilayah netral. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
(ang/ang)











































