Trust Securities: IHSG Bisa Kembali Melemah

Trust Securities: IHSG Bisa Kembali Melemah

- detikFinance
Kamis, 04 Okt 2012 08:03 WIB
Jakarta - Imbas pelemahan bursa saham Eropa dan variatifnya bursa saham AS membuat laju IHSG bergerak variatif cenderung melemah. Padahal indeks Hang Seng menunjukkan pergerakan positif meskipun data Non-Manufacturing PMI China mengalami penurunan. Kondisi pasar regional, terutama dari Asia Tenggara yang mayoritas melemah membuat IHSG terperangkap dalam zona negatif dan dimanfaatkan pelaku pasar untuk melepas posisi. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.267,84 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 4.238,45 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.251,51. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu imbas pernyataan negatif PM Spanyol, Mariano Rajoy, yang menyatakan tidak akan mengajukan permohonan bailout tambahan pada pertemuan Euro Group pekan depan. Sentimen negatif lainnya, data defisit neraca perdagangan Australia yang dirilis memburuk. Tetapi, di sisi lain, pelemahan Rupiah sedikit tertahan setelah dirilis indeks sektor jasa dan penjualan ritel zona Euro yang di rilis cukup. Pelaku pasar juga menantikan pengumuman suku bunga acuan dari Bank of England (BoE) dan European Central Bank (ECB).

Pergerakan bursa saham Asia relatif terbatas cenderung melemah setelah data Non-Manufacturing PMI China dirilis lebih rendah dari perkiraan. Di sisi lain, melemahnya neraca perdagangan Australia makin menambah sentimen negatif yang ada. Apalagi, Australia baru saja memangkas suku bunganya yang menunjukkan efek perlambatan mulai terasa pada perekonomiannya. Tidak hanya itu, sentimen dari penolakan PM Spanuol untuk meminta bantuan bailout turut berimbas negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan bursa saham Eropa kembali dipicu optimisme pelaku pasar terhadap upaya pemulihan yang terjadi di AS setelah data-data ekonomi yang dirilis di atas perkiraan. Sentimen ini setidaknya dapat menutupi sentimen negatif dari keengganan pemerintahan Spanyol untuk meminta bailout. Sementara dari internal Eropa, data-data ekonomi yang dirilis cukup beragam dimana penjualan ritel dan Services PMI Eropa naik di atas estimasi. Sementara indeks Services PMI di Jerman dan Perancis tercatat lebih rendah dari perkiraan.

Pergerakan bursa saham AS kembali didukung oleh rilis data-data ekonomi yang di atas estimasi sehingga dapat menutupi sentimen negatif dari Eropa dan China. Data permintaan aplikasi mortgage (KPR) dan ketenagakerjaan tercatat lebih tinggi dari perkiraan.

Pada perdagangan Kamis (4/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.216-4.236 dan resistance 4.267-4.274. IHSG terlihat membentuk pola seperti hanging man dan sedikit menjauhi upper bollinger bands. MACD masih bergerak terbatas dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal melanjutkan pergerakan naik dan cenderung menurun. IHSG kembali terbatas pergerakannya dimana peluang kenaikan kembali terhalangi aksi profit taking. Di sisi lain, sentimen yang ada juga tidak kuat untuk mempertahankan kenaikan IHSG sehingga berpeluang kembali melanjutkan pelemahannya, kecuali jika bursa saham AS bisa bergerak positif karena rilis data ketenagakerjaan.

Adapun saham-saham yg dpt diperhatikan a.l:
ROTI Trading Buy Spt 5450-5550 Rst 5700-5750. Candle mendekati upper bollinger band & didukung stochastic yg masih berusaha naik menembus area overbought.
UNVR BoW Spt 25900-26000 Rst 26250-26400. Candle msh bergerak terbatas di bawah middle bollinger band & didukung stochastic yang mencoba naik dari area oversold
CTRS Trading Buy Spt 1720-1740 Rst 1780-1800. Candle inverted hammer skaligus berpola tweezers bottom & didukung dengan stochastic yang mencoba menembus area overbought
SSIA BoW Spt 1200-1220 Rst 1280-1320. Plemahan yg terjadi membentuk spinning & membawa candle bergerak terbatas di middle bollinger band.

Saham-saham lainnya yg dpt diperhatikan a.l: INTP, JPFA, GGRM, BSDE, PGAS, EXCL, & MAPI.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads