Jakarta - Kembali menyentuh level tertingginya, Indeks Harga Saham Gabungan bukukan penguatan 19 poin (0.47%) pada Kamis 04/10. Indeks sempat menyentuh level tertinggi baru di 4275 sebelum akhirnya tertahan di level 4271 pada penutupan perdagangan. Indeks bergerak fluktuatif di awal perdagangan dan sempat menyentuh zona merah di 4248 terbawa gerak bursa-bursa regional yang mixed sore kemaren. Saham-saham di sektor komoditas masih terus melemah dan menjadi pemberat langkah indeks. Sektor pertambangan kembali melemah -0.63% begitu juga sektor pertanian yang turun -0.31%. Penguatan indeks sore kemaren di dorong saham-saham lapis dua terutama dari sektor aneka industri yang naik tajam 4.04% tertinggi diantara sektor lainnya. Asing juga ikut membukukan net buy atas saham-saham di bursa senilai 282 M. Saham-saham yang naik signifikan dan menjadi top gainers sore kemaren yaitu PSAB, ASII, INTP, ROTI.
IHSG pada perdagangan akhir pekan minggu pertama Oktober diperkirakan bergerak positif seiring penguatan bursa global. Hal ini terkait dari Bank Sentral Uni Eropa(ECB) yang memutuskan suku bunga acuan tetap sebesar 0,75%. Selain itu juga ECB siap membeli obligasi pemerintah Uni Eropa dalam kebijakan Outright Monetary Transaction. Indeks harus breakout terlebih dahulu di level 4280 untuk menuju level 4296 dengan target ke level 4313. Penguatan indeks akan didorong saham unggulan yang terefleksi dari pergerakannya yang uptrend bullish. Sedangkan saham lapis dua memasuki fase bearish. Lima sektor yang bertahan dalam kondisi uptrend bullish seperti sektor properti, infrastruktur, industri dasar, konsumsi dan aneka industri. Indikator MACD dan Stochastic keduanya terlihat bergerak uptrend. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4260 hingga 4300.
(ang/ang)