Jakarta - Perdagangan saham-saham Indonesia diakhiri dengan kenaikan moderat pada hari Kamis (04/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level tertinggi yang pernah dicapai, setelah naik 19.950 poin atau 0.47% menjadi 4,271.461 pada akhir perdagangan Kamis. Saham-saham di lima dari 9 kelompok industri utama mendukung kenaikan indeks, dengan sektor aneka industri naik 4.04%, sektor industri dasar menguat 0.86%, dan sektor barang konsumen bertambah 0.46%. Sebagian besar saham-saham blue-chip juga berakhir di zona positif pada hari Kamis. Indeks LQ45 ditutup dengan kenaikan 5.727 poin, atau 0.78%, menjadi 736.370, dipimpin oleh saham Astra International (ASII) yang naik 4.73%. Kenaikan saham Astra International (ASII) pada hari Kamis terjadi seiring dengan menguatnya saham-saham sektor otomotif di bursa-bursa regional Asia, yang dipicu oleh melemahnya nilai tukar mata uang Yen. Selain itu, penutupan positif saham-saham AS pada malam sebelumnya juga ikut mendorong kenaikan indeks-indeks bursa regional Asia hari Kamis. Nilai tukar dolar AS menguat sejak hari Rabu setelah dirilisnya data ADP employment yang mengindikasikan peningkatan jumlah pekerja di sektor swasta AS. Sebanyak 130 saham naik, 102 saham turun, dan sisanya 231 saham tidak berubah pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 2.832 miliar lembar saham senilai Rp 3.7 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 282.828 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Kamis diantaranya saham J Resources Asia Pasifik (PSAB) naik 350 poin atau 7.53% ke Rp 5,000, Astra International (ASII) bertambah 350 poin atau 4.73% menjadi Rp 7,750, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) menguat 300 poin atau 1.46% di Rp 20,850, Nippon Indosari Corpindo (ROTI) mencetak 250 poin atau 4.42% di Rp 5,900, dan H.M. Sampoerna (HMSP) memperoleh 200 poin atau 0.38% di Rp 52,400. Sementara saham-saham yang mencatat penurunan terbanyak antara lain Sarana Menara Nusantara (TOWR) jatuh 2,800 poin atau 14.07% ke Rp 17,100, Multi Prima Sejahtera (LPIN) kehilangan 500 poin atau 4.95% menjadi Rp 9,600, United Tractors (UNTR) turun 250 poin atau 1.23% ke Rp 20,100, Indo Kordsa (BRAM) melemah 250 poin atau 9.09% di Rp 2,500, dan Garda Tujuh Buana (BTBO) terpangkas 200 poin atau 4.82% di Rp 3,950.
Saham-saham AS menguat pada perdagangan Kamis (04/10), setelah data ketenagakerjaan mingguan AS mengindikasikan hasil yan positif untuk laporan ketenagakerjaan bulan September yang akan dirilis hari ini. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan 80.75 poin, atau 0.6%, di 13,575.36, dengan saham Bank of America Corp. (BAC) Alcoa Inc. (AA) memimpin kenaikan 25 dari 30 komponen Dow. Indeks S&P 500 naik 10.41 poin, atau 0.7%, di 1,461.40, dengan sektor finansial dan energi memimpin kenaikan seluruh 10 kelompok industri dalam S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite berakhir dengan kenaikan 14.23 poin, atau 0.5%, di 3,149.46.
IHSG berpotensi menguat hari ini, setelah data mingguan ketenagakerjaan AS yang dirilis kemarin mengindikasikan hasil yang positif untuk data ketenagakerjaan bulan September yang akan dirilis malam ini. Hal tersebut turut memacu indeks-indeks bursa saham Asia pagi ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,240 dan resistance di 4,295.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
ANTM (1,330) β SELL. R2: 1,375, R1: 1,350, S1: 1,300, S2: 1,275.
WIKA (1,430) β Spec. Buy. R2: 1,550, R1: 1,500; S1: 1,350, S2: 1,400
INTP (20,850) β BUY. R2: 21,575, R1: 21,200, S1: 20,200, S2: 19,575
HEXA (7,850) β SELL. R2: 8,100, R1: 8,000, S1: 7,750, S2: 7,700
(/)