Kiwoom Securities: Aksi Beli Asing Perlambat Penurunan

Kiwoom Securities: Aksi Beli Asing Perlambat Penurunan

- detikFinance
Selasa, 09 Okt 2012 08:52 WIB
Kiwoom Securities: Aksi Beli Asing Perlambat Penurunan
Jakarta - Masih turunnya beberapa bursa regional dapat kembali memberi sentimen negatif. IHSG bergerak negatif dengan menutup gap naik sebelumnya kemarin. Akan tetapi, masih adanya aksi beli asing dapat memperlambat peluang penurunan lanjutan. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG masih akan mixed dengan tren pelemahan pada hari ini.



IPO – PT Bank Maspion Indonesia

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Bank Maspion Indonesia berencana melepas 11% saham perdana atau IPO pada Januari 2013 dan menargetkan meraih dana Rp 100 Miliar. Porsi saham yang dilepas sedikit karena Bank Maspion ingin mengukur minat investor terlebih dahulu. Bank Maspion tidak menutup kemungkinan setelah IPO akan rights issue. Bank Maspion telah menunjuk Makinta Securities sebagai penjamin emisi dan seluruh dana dari IPO akan digunakan untuk menjaga rasio kecukupan modal atau CAR pada 15%.


APLN – Marketing sales

PT Agung Podomoro Land (APLN) mencatat marketing sales senilai Rp 4.25 triliun atau 85% dari total target tahun ini senilai Rp 5 Triliun. Kontributor utama terhadap marketing sales adalah penjualan unit superblock The Green Bay sebesar 46% dan Podomoro City 30%. Sementara itu APLN telah mengakusisi 85% saham PT Tritunggal Lestari Makmur (TLM) senilai Rp 45.9 Miliar. TLM adalah pemegang konsesi selama 30 tahun untuk pengembangan fasilitas gedung pertemuan (Meetings, Incentives, Conferences dan Exhibitions) di jalan Suropati dengan system Build, Operate & Transfer. Diharapkan TLM dapat berkontribusi pada tahun 2015.


TLKM – Akuisisi data center IBM

Anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Sigma Citra Caraka (Telkomsigma), mengakuisisi data center seluas 4,000 M² milik IBM di Sentul, Jawa Barat. TLKM berencana memiliki hingga 24,000 M² data center di berbagai lokasi. TLKM mengalokasikan dana senilai Rp 1 Triliun untuk mendukung rencana akuisisi.


TMPI – Rencana pembangunan smelter

PT Agis (TMPI), melalui anak perusahaan PT Agis Resources (AR), berencana membangun pabrik smelter baja untuk melakukan diversifikasi usaha. AR telah menandatangani kontrak kerja sama dengan pemilik lahan seluas 10Ha di Semarang. Perusahaan Joint Venture akan dibentuk dimana AR akan memiliki 70% saham dan sisanya dimiliki oleh pemilik lahan. Pabrik tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 300,000 ton per tahun. AR merupakan perusahaan patungan antara TMPI dengan PT Fujian Xinjifu Enterprise Co. Ltd.


UNVR – Akuisisi produk She

PT Unilever Indonesia (UNVR) mengambilalih merek dagang She dari perusahaan afiliasi, Unilever Body Care, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.25 Miliar. Pembelian She bertujuan untuk mendukung bisnis UNVR di bidang produksi, pemasaran, dan distribusi produk-produk perawatan dan kosmetik rumah tangga. Unilever Body Care sudah tidak mengembangkan merek She di Indonesia dan kesulitan mencari distributor maka manajemen memutuskan untuk menjual She ke UNVR dengan nilai wajar.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads