IPO – PT Bank Maspion Indonesia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Agung Podomoro Land (APLN) mencatat marketing sales senilai Rp 4.25 triliun atau 85% dari total target tahun ini senilai Rp 5 Triliun. Kontributor utama terhadap marketing sales adalah penjualan unit superblock The Green Bay sebesar 46% dan Podomoro City 30%. Sementara itu APLN telah mengakusisi 85% saham PT Tritunggal Lestari Makmur (TLM) senilai Rp 45.9 Miliar. TLM adalah pemegang konsesi selama 30 tahun untuk pengembangan fasilitas gedung pertemuan (Meetings, Incentives, Conferences dan Exhibitions) di jalan Suropati dengan system Build, Operate & Transfer. Diharapkan TLM dapat berkontribusi pada tahun 2015.
Anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Sigma Citra Caraka (Telkomsigma), mengakuisisi data center seluas 4,000 M² milik IBM di Sentul, Jawa Barat. TLKM berencana memiliki hingga 24,000 M² data center di berbagai lokasi. TLKM mengalokasikan dana senilai Rp 1 Triliun untuk mendukung rencana akuisisi.
PT Agis (TMPI), melalui anak perusahaan PT Agis Resources (AR), berencana membangun pabrik smelter baja untuk melakukan diversifikasi usaha. AR telah menandatangani kontrak kerja sama dengan pemilik lahan seluas 10Ha di Semarang. Perusahaan Joint Venture akan dibentuk dimana AR akan memiliki 70% saham dan sisanya dimiliki oleh pemilik lahan. Pabrik tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 300,000 ton per tahun. AR merupakan perusahaan patungan antara TMPI dengan PT Fujian Xinjifu Enterprise Co. Ltd.
PT Unilever Indonesia (UNVR) mengambilalih merek dagang She dari perusahaan afiliasi, Unilever Body Care, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.25 Miliar. Pembelian She bertujuan untuk mendukung bisnis UNVR di bidang produksi, pemasaran, dan distribusi produk-produk perawatan dan kosmetik rumah tangga. Unilever Body Care sudah tidak mengembangkan merek She di Indonesia dan kesulitan mencari distributor maka manajemen memutuskan untuk menjual She ke UNVR dengan nilai wajar.
(ang/ang)











































