Phillip Securities: Momentum Negatif dari AS Picu Aksi Profit Taking

Phillip Securities: Momentum Negatif dari AS Picu Aksi Profit Taking

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Selasa, 09 Okt 2012 09:12 WIB
Phillip Securities: Momentum Negatif dari AS Picu Aksi Profit Taking
Jakarta - Sebagian besar saham-saham yang tercatat di bursa efek Indonesia berakhir di zona negatif pada perdagangan Senin (08/10), seiring dengan turunnya indeks-indeks bursa regional Asia yang dipicu oleh keraguan para pelaku pasar mengenai berapa lama bank sentral AS (the Federal Reserve) akan melanjutkan program pelonggaran kuantitatif ke-3, atau QE3, setelah data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu menunjukkan turunnya tingkat pengangguran di AS. Menutup perdagangan Senin, IHSG jatuh 1.00%, atau 43.079 poin, menjadi 4,268.235. Tujuh dari 9 sektor utama melemah, dengan sektor perdagangan dan jasa turun paling banyak, yaitu 2.55%, diikuti oleh sektor pertambangan dan sektor aneka industry yang masing-masing turun dengan persentase yang sama, yaitu 2.16%. Mayoritas saham-saham blue-chip Indonesia juga melemah, dengan saham Gudang Garam (GGRM) turun paling banyak, yaitu 1.90% ke Rp 49,000. Bank Dunia (World Bank) pada hari Senin juga memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur, menjadi 7.2% untuk tahun 2012, dari sebelumnya 7.6%. Institusi perbankan dunia tersebut juga memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi China menjadi 7.7% untuk tahun 2012. Untuk setiap saham yang naik, hampir tiga saham lainnya melemah pada perdagangan Senin di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.095 miliar lembar saham senilai Rp 3.918 triliun berpindah tangan di pasar reguler, dan investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 224.517 miliar. Saham-saham yang membukukan kenaikan terbanyak antara lain saham J Resources Asia Pasifik (PSAB) naik 300 poin atau 6.06% ke Rp 5,250, Lion Metal Works (LION) menguat 200 poin atau 1.98% menjadi Rp 10,300, FKS Multi Agro (FISH) bertambah 150 poin atau 7.32% di Rp 2,200, Selamat Sempurna (SMSM) mencetak 125 poin atau 5.21% di Rp 2,525, dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) memperoleh 100 poin atau 1.05% di Rp 9,600. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak diantaranya Gudang Garam (GGRM) jatuh 950 poin atau 1.90% ke Rp 49,000, United Tractors (UNTR) turun 800 poin atau 3.89% ke Rp 19,750, Astra Agro Lestari (AALI) kehilangan 600 poin atau 2.83% di Rp 20,600, Hexindo Adiperkasa (HEXA) terpangkas 450 poin atau 5.70% di Rp 7,450, dan Elang Mahkota Teknologi (EMTK) melemah 400 poin atau 8.16% ke Rp 4,500.

Saham-saham AS mengalami penurunan yang cukup signifikan pada perdagangan Senin (08/10). Bursa AS melemah setelah saham Apple Inc (AAPL) makin tergerus dan memimpin penurunan di sektor teknologi. Meskipun bank di AS libur untuk merayakan Hari Columbus, bursa saham tetap buka. Saham Apple Inc. (AAPL) yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia, mengalami penurunan sebesar 2.2% dan membawa kapitalisasi pasar melemah di bawah 600 miliar dolar. Facebook Inc. (FB) mengalami penurunan sebesar 2.4%. Sementara sektor teknologi juga diperburuk dengan turunnya saham Netflix Inc. sebesar 10%. Indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0.3% dan ditutup pada posisi 1455.88 poin dini hari tadi. Indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 26.50 poin atau 0.2% dan berakhir di posisi 13,583.65. Indeks Nasdaq mengalami pelemahan sebesar 0.76% dan ditutup pada posisi 3,112.35.
 
IHSG berpotensi melemah hari ini, seiring dengan turunnya indeks-indeks bursa saham AS yang dipicu oleh rendahnya ekspektasi terhadap musim laporan keuangan emiten-emiten AS untuk kuartal ke-3. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan rentang harga 4,232 – 4,315.

Technical Recommendations:
GGRM (49,000) – Spec. Sell. R2: 52,200, R1: 50,500, S1: 47,700, S2: 46,000
BSDE (1,070) – Spec. Sell. R2: 1,210, R1: 1,150, S1: 1,010, S2: 940
BMTR (2,100) – Trading Sell. R2: 2,250, R1: 2,175, S1: 1,980, S2: 1,900
INDF (5,700) – Spec. Sell. R2: 6,000, R1: 5,800, S1: 5,500, S2: 5,350

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads