Lautandhana Securindo: IHSG Koreksi Terbatas

Lautandhana Securindo: IHSG Koreksi Terbatas

- detikFinance
Jumat, 19 Okt 2012 09:20 WIB
Lautandhana Securindo: IHSG Koreksi Terbatas
Jakarta - IHSG kemarin kembali ditutup menguat 0,4% berada di level 4.357 yang merupakan rekor tertinggi baru didorong oleh aksi beli selective pada saham-saham unggulan dan lapis dua. penguatan bursa-bursa regional yang cukup tinggi. Investor asing membukukan transaksi net buy signifikan senilai Rp 768 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 2.000 ke Rp 711.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 240.000, Merck (MERK) naik Rp 1.250 ke Rp 153.250, dan Hero Supermarket (HERO) naik Rp 600 ke Rp 4.025; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 700 ke Rp 19.500, Mayora (MYOR) turun Rp 650 ke Rp 22.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 41.900, dan Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 10.650.

Bursa Wall Street semalam ditutup melemah terkena aksi profit taking investor pasca lonjakan penguatan beberapa hari dan sebagai akibat kinerja keuangan Google di 3Q12 yang mengecewakan. Saham google sendiri semalam ditutup turun signifikan sebesar 8% di level US$ 695 per saham. Indeks Nasdaq tercatat ditutup melemah paling dalam berada di level 3.072,9 (-1%) sedangkan indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing melemah tipis sebesar 0,1% dan 0,2%. Untuk bursa Eropa ditutup flat dengan kecenderungan menguat tipis yang diramaikan oleh aksi profit taking dan hasil kinerja keuangan beberapa emiten 3Q12 yang jauh dibawah estimasi analis, antara lain: Akzo Nobel, Reny Cointreau dan Nestle. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat 0,2% dan 0,1% untuk ditutup berada di level 2.574,2 dan 5.917,1..

Akhir pekan ini, bursa Asia dibuka melemah seiring dengan mulai maraknya release kinerja keungan emiten global yang mengecewakan dimana indeks Nikkei +0,09%; KOSPI -0,4%; STI -0,4% dan KLSE +0,01%. IHSG sendiri di akhir pekan bergerak pada level 4.320-4.382 dengan potensi terjadi koreksi terbatas.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads