Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Senin, 22 Okt 2012 08:30 WIB
Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah
Jakarta - Dalam sepekan terakhir IHSG menguat 0.46%. Pergerakan IHSG dalam sepekan terakhir dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Dari dalam negeri, beberapa emiten yang telah merilis laporan keuangan menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sentimen positif dari luar muncul dari data ekonomi China yaitu ekspor, inflasi dan GDP serta kinerja perusahaan Amerika yang membukukan hasil cukup baik seperti Citigroup. Namun, setelah kenaikan empat hari berturut-turut, pada perdagangan Jumat, IHSG terkoreksi 25.71 poin (-0.59%) di 4,331.25 akibat aksi profit taking seiring dengan pelemahan bursa global setelah keluarnya laporan keuangan Google.

Kinerja perusahaan Amerika yang tidak sebaik ekspektasi picu koreksi Wallstreet. Pada Jumat lalu, bursa Amerika ditutup terkoreksi dimana indeks Dow Jones terkoreksi -1.52% di 13,343.51, S&P terkoreksi -1.66% di 1,433.19 dan Nasdaq terkoreksi -2.19% di 3005.62. Secara keseluruhan, untuk pekan lalu, Dow masih naik 0.11%, Nasdaq melemah -1.26% dan S&P naik 0.32%. Koreksi tersebut disebabakan oleh keluarnya data kinerja keuangan perusahaan Amerika yang tidak mencapai ekspektasi seperti General Electric, McDonald’s, IBM dan Microsoft. Hal tersebut menimbulkan kecemasan mengenai ekonomi global. Bursa Eropa juga ditutup melemah akibat indikasi perbedaan pendapat antara pemimpin Uni Eropa mengenai penanggulangan krisis utang. EU Summit memutuskan bahwa ECB akan memikul tanggung jawab untuk mengawasi perbankan zona euro dimulai dari tahun depan. Namun Angela Merkel menyatakan bahwa akan diperlukan waktu hingga sistem tersebut dapat berjalan secara efektif. Data ekonomi Ameri ka yang akan dirilis minggu ini antara lain adalah earnings dari berbagai perusahaan, FOMC meeting, new home sales, jobless claims, GDP dan consumer sentiment.

Indeks Cenderung Melemah (Range 4,310—4,355). IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah mengakhiri rally yang terjadi selama lebih dari sepekan terakhir. Indeks dimungkinkan untuk kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level yang berada di 4,310, candle yang membentuk formasi bearish engulfing menunjukkan potensi pelemahan pada indeks dalam jangka pendek, stochastic dan RSI yang berada di wilayah overbought juga mendukung adanya potensi pelemahan. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan melemah.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads