Minyak light sweet diperdagangkan di level US$89 per barel di New York ditengah rencana TransCanada Corp. untuk menjaga pasokan minyak ke US dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
IHSG kemarin (22/10) ditutup naik 10,12 poin (+0,23%) ke level 4.341,38 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp241,19 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, PGAS, BBNI, ERAA, dan TLKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG belum mampu mematahkan konsolidasi, MACD Histogram masih berada di area negatif. Namun peluang Golden Cross bisa terjadi jika melihat stochastic yang kembali mengarah ke area positif.
Pada perdagangan hari ini (23/10) IHSG diperkirakan akan mengalami sentimen mixed dan kecenderungan positif di kisaran 4,323-4,365 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ISAT, ADRO, dan MAPI.
(etr/ang)











































