Minyak light sweet diperdagangkan di level US$87 per barel di New York ditengah buruknya laporan keuangan emiten khususnya sektor industri yang mengindikasikan perlambatan ekonomi global yang berdampak pada penurunan permintaan minyak.
IHSG kemarin (23/10) ditutup turun 11,23 poin (-0,26%) ke level 4.330,15 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp43,84 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, KLBF, BBRI, BRMS, dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG memperlihatkan bahwa konsolidasi sedang berlangsung, MACD Histogram yang melemah dan stochastic masih mengarah keatas menyatakan bahwa masih adanya sentimen negatif pada IHSG.
Pada perdagangan hari ini (24/10) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4,303-4,365 dengan kecenderungan konsolidasi. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PGAS, SSIA, dan BBCA.
News & Analysis
ADMF : 3Q, Pembiayaan Baru Adira Capai Rp 24 T
ASRI : Alam Sutera Mendulang Pra Penjualan Rp 3,2 triliun
BNGA : Tetapkan Bunga Obligasi 7,35-7,75%
TLKM : Pendapatan Tumbuh 7,6%, Laba TLKM Capai Rp 14,13 T
Β
(dru/dru)










































