Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Estimasi Pergerakan IHSG
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu kenaikan mata uang Asia yang mengantisipasi pertemuan The Fed minggu ini. Akan tetapi, kenaikan sedikit terbatas setelah Otoritas Moneter Hong Kong berupaya melakukan intervensi di pasar mata uang demi memangkas apresiasi terhadap mata uang AS dan adanya kekhawatiran pasar atas krisis utang Spanyol seiring aksi Moody's yang memangkas peringkat kredit 5 pemerintah daerah di Spanyol yakni Andalusia, Extremadura, Castile–La Mancha, Catalonia, dan
Morrissey. Selain itu, Bank Sentral Spanyol menyatakan, bahwa resesi di Spanyol masih akan berlanjut dan kemungkinan tidak akan bisa mencapai target defisit fiskalnya untuk 2012 di level 6,3% dari total PDB.
Pergerakan bursa saham Asia kembali bergerak negatif seiring dengan liburnya HSI dan sentimen negatif dari rilis laporan Acer Inc. yang di bawah estimasi serta penurunan rating kredit 5 wilayah Spanyol oleh Moody’s. Sebanyak 47 emiten regional yang telah merilis laporan keuangan, sebanyak 57% di bawah estimasi dan 43% melampui ekspektasi. Selain Acer Inc, beberapa emiten yang merilis kinerja di bawah estimasi a.l GS Yuasa Corp., SMS Management & Technology Ltd., Anhui Conch Cement Co., dan Pacific Brands Ltd. Selain itu, Citigroup juga memangkas estimasi pertumbuhan China untuk 2012.
Pergerakan bursa saham Eropa dipicu oleh aksi Moody's yang memangkas rating kredit di beberapa kawasan di Spanyol serta rilis penurunan beberapa kinerja emiten di bawah estimasi, diantaranya AlfaLaval & D.E Master Blenders, Mulberry Group Plc., Nokia Oyj, dan Arkema SA. Selain itu, GDP Spanyol diperkirakan akan kembali menurun dari Q2-12 (-1%) dan bisa saja lebih rendah dari Q1-12 (-0,4%). Sentimen negatif ini menutup kenaikan tipis pada data consumer confidence Eropa.
Pergerakan bursa saham AS masih di zona merah dipicu kekecewaan pasar terhadap masih adanya rilis emiten yang di bawah estimasi a.l 3M Co., Xerox Corp., dan Dupont Co. Tak terkecuali emiten berbasis komoditas seperti Freeport-McMoran Copper & Gold Inc., dan Halliburton Co. Di sisi lain, rilis kinerja Facebook Inc. berada di atas estimasi mengikuti rilis Yahoo! Yang sebelumnya melaporkan laba yang lebih tinggi dari sebelumnya akibat penjualan saham Alibaba.
(dru/dru)










































