Trust Securities: Sentimen Eropa Memburuk, IHSG Terpental ke Zona Merah

Trust Securities: Sentimen Eropa Memburuk, IHSG Terpental ke Zona Merah

Trust Securities - detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 09:17 WIB
Jakarta - Liburnya bursa saham Hong Kong menjadikan IHSG terlihat seolah-olah tidak memiliki pegangan acuan untuk pergerakan sehingga akhirnya terjerembab ke zona merah. Di sisi lain, sentimen yang ada pun juga tidak sepenuhnya mendukung dimana banyak emiten kawasan regional yang merilis laporan kinerjanya di bawah estimasi. Pembukaan pasar saham Eropa yang memerah seiring respon negatif pelaku pasar terhadap pemangkasan rating kredit di sejumlah daerah di Spanyol turut memberikan imbas negatif bagi IHSG sehingga tidak dapat menutup perdagangan di zona positif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.354,94 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan sempat menyentuh level 4.313,27 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.330,15.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Estimasi Pergerakan IHSG

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (24/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.307-4.317 dan resistance 4.354-4.368. IHSG membentuk pola seperti spinning dan mendekati middle bollinger bands. MACD masih membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal reversal menuju area overbought dan kembali menurun. Peluang IHSG untuk menemukan kembali momentum penguatannya gagal tercapai karena adanya sentimen negatif. Dengan sentimen regional yang kembali memburuk maka pergerakan IHSG pun akan kembali bergerak variatif cenderung melemah. Tetapi, dengan adanya berita rilis laporan keuangan emiten domestik yang sejauh ini positif diharapkan mampu mengurangi tekanan jual.

Pergerakan nilai tukar Rupiah dipicu kenaikan mata uang Asia yang mengantisipasi pertemuan The Fed minggu ini. Akan tetapi, kenaikan sedikit terbatas setelah Otoritas Moneter Hong Kong berupaya melakukan intervensi di pasar mata uang demi memangkas apresiasi terhadap mata uang AS dan adanya kekhawatiran pasar atas krisis utang Spanyol seiring aksi Moody's yang memangkas peringkat kredit 5 pemerintah daerah di Spanyol yakni Andalusia, Extremadura, Castile–La Mancha, Catalonia, dan
Morrissey. Selain itu, Bank Sentral Spanyol menyatakan, bahwa resesi di Spanyol masih akan berlanjut dan kemungkinan tidak akan bisa mencapai target defisit fiskalnya untuk 2012 di level 6,3% dari total PDB.

Pergerakan bursa saham Asia kembali bergerak negatif seiring dengan liburnya HSI dan sentimen negatif dari rilis laporan Acer Inc. yang di bawah estimasi serta penurunan rating kredit 5 wilayah Spanyol oleh Moody’s. Sebanyak 47 emiten regional yang telah merilis laporan keuangan, sebanyak 57% di bawah estimasi dan 43% melampui ekspektasi. Selain Acer Inc, beberapa emiten yang merilis kinerja di bawah estimasi a.l GS Yuasa Corp., SMS Management & Technology Ltd., Anhui Conch Cement Co., dan Pacific Brands Ltd. Selain itu, Citigroup juga memangkas estimasi pertumbuhan China untuk 2012.

Pergerakan bursa saham Eropa dipicu oleh aksi Moody's yang memangkas rating kredit di beberapa kawasan di Spanyol serta rilis penurunan beberapa kinerja emiten di bawah estimasi, diantaranya AlfaLaval & D.E Master Blenders, Mulberry Group Plc., Nokia Oyj, dan Arkema SA. Selain itu, GDP Spanyol diperkirakan akan kembali menurun dari Q2-12 (-1%) dan bisa saja lebih rendah dari Q1-12 (-0,4%). Sentimen negatif ini menutup kenaikan tipis pada data consumer confidence Eropa.

Pergerakan bursa saham AS masih di zona merah dipicu kekecewaan pasar terhadap masih adanya rilis emiten yang di bawah estimasi a.l 3M Co., Xerox Corp., dan Dupont Co. Tak terkecuali emiten berbasis komoditas seperti Freeport-McMoran Copper & Gold Inc., dan Halliburton Co. Di sisi lain, rilis kinerja Facebook Inc. berada di atas estimasi mengikuti rilis Yahoo! Yang sebelumnya melaporkan laba yang lebih tinggi dari sebelumnya akibat penjualan saham Alibaba.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads