Lautandhana: IHSG Lanjutkan Koreksi

Lautandhana: IHSG Lanjutkan Koreksi

- detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 09:20 WIB
Jakarta - IHSG kemarin ditutup melemah terbatas 0,3% berada di level 4.330,2 akibat ramainya aksi ambil untung investor terutama menyasar pada saham-saham unggulan sektoral consumer. Aksi selective buy saham-saham sektoral berbasis komoditas menjadi penahan laju koreksi IHSG. Asing kemarin membukukan transaksi net sell senilai Rp 124 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.100 ke Rp 54.200, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 42.700, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 225 ke Rp 3.000, dan Jasa Prima (KARW) naik Rp 200 ke Rp 1.010; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 50.550, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 19.500, Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 25.500, dan Hero Supermarket (HERO) turun Rp 275 ke Rp 3.500.

Bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi cukup dalam sebagai akibat mengecewakannya beberapa kinerja keuangan emiten di 3Q12 yang berada jauh dibawah ekspektasi analis, antara lain: DuPont -9% (laba bersih dibawah ekspektasi dan berencana melakukan PHK atas 1.500 karyawan untuk penghematan); United Technologies -1% (memangkas proyeksi pendapatan akhir tahun) dan .3M -4% (laba bersih inline sedangkan pendapatannya berada di bawah ekspektasi). Koreksi signifikan saham DuPont mengerek dalamnya koreksi Dow Jones untuk ditutup di level 13.102,5 (-1,8%). Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup melemah signifikan akibat serangkain buruknya kinerja emiten dan kekhawatiran baru atas krisis utang Spanyol sejalan dengan diturunkannya peringkat surat utangnya oleh Moody’s dan adanya tekanan untuk segera mengajukan permohonanan dana bailout ke ECB.

Pagi ini bursa Asia dibuka cenderung melemah menanti data manufaktur China dimana indeks Nikkei -0,7%; KOSPI -1%; STI -0,2% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG kami perkirakan melanjutkan koreksi yang bersifat terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.308-4.355.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads