IHSG pada perdagangan kemarin (23/10) ternyata ditutup dalam teritori negatif meski
sempat bertahan dalam zona positif sepanjang perdagangan sesi I. Aksi profit taking IHSG
dimulai di sesi II hingga penutupan perdagangan sejalan dengan pembukaan negatif bursa
eropa dipicu oleh peningkatan biaya pinjaman Spanyol. Sementara itu bursa regional Asia
lainnya berada dalam tren mixed dengan bursa Hong Kong, Hang Seng libur dalam
menyambut hari libur nasional. Pelemahan IHSG ini juga didorong oleh aksi jual bersih (Net
Selling) asing sebesar Rp 124,07 miliar. Sektor-sektor dalam IHSG yang mengalami
pelemahan dimotori oleh sektor Konsumer yang melemah 1,64%, sedangkan penguatan
sektor Perdagangan, Perkebunan, Properti dan Infrastruktur membatasi pelemahan IHSG.
Market Outlook
Bursa global pada perdagangan semalam terlihat berada dalam zona negatif dengan
bursa eropa dan bursa AS mengalami pelemahan 1% hingga 2% dipengaruhi oleh
buruknya kinerja keuangan kuartal III para emitennya serta kembali timbulnya
ketakutan investor terhadap perkembangan penyelesaian krisis utang Spanyol setelah
biaya pinjaman negara tersebut kembali meningkat. Tekanan terhadap Spanyol juga
semakin besar setelah Moody’s menurunkan peringkat utang 5 negara bagian Spanyol
yaitu Andalusia, Extremadura, Castilla-La Mancha, Catalonia dan Murcia Senin sore
kemarin. Ekonomi negara tersebut juga kembali mengalami kontraksi pada kuartal III
tahun ini sebesar 1,7% year-on-year, meningkat dari kontraksi sebelumnya di kuartal II
tahun ini sebesar 1,3% year-on-year. Sementara itu bank sentral AS, The Fed memulai
pertemuan 2 hari untuk menentukan tingkat suku bunga acuan Fed Rate semalam
dengan hasilnya akan diumumkan nanti malam. The Fed diperkirakan akan menahan
stimulus untuk melakukan review terhadap dampak dikeluarkannya QE3 bulan lalu.
Pelemahan bursa global ini kami perkirakan akan memberikan sentimen negatif
terhadap pergerakan bursa Asia hari ini termasuk juga IHSG. IHSG kami perkirakan
akan kembali bergerak negatif hari ini dengan pembatasan pelemahan akan
bergantung pada rilis kinerja keuangan kuartal III para emiten lokal. IHSG kami
perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.300 - 4.310 dan level resistance
4.342 - 4.352.
Stock Pick
WIKA
Last Price : 1.390
Hold
Support Level : 1.350 - 1.370
Resistance Level : 1.410 - 1.430
ASRI
Last Price : 570
Hold
Support Level : 550 - 560
Resistance Level : 580 - 600
GIAA
Last Price : 710
Trading Buy
Support Level : 690 - 700
Resistance Level : 720 - 740











































