Jakarta - Ditengah regional yang bergerak Mixed kecenderungan menguat, namun IHSG mengalami tekanan jual IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,3% sedangkan LQ45 juga mengalami pelemahan sebesar 0,5%. Pelemahan IHSG dipimpin oleh sektor aneka industri sebesar 1,4%, sektor properti 0,9% dan sektor perkebunan 0,6%, Namun sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor industri dasar sebesar 0,8% dan sektor konsumer yang menguat sebesar 0,1%. Transaksi perdagangan senilai Rp6,23 triliun, Sebanyak 100 saham naik, sisanya 146 saham turun dan 115 saham stagnan.
Pada perdagangan tadi malam Wall Street mengalami penguatan salah satunya sentimen dari initial jobless Claim yang mengalami penurunan sehingga membawa sentimen positif selain itu ekspektasi turunnya jobless rate yang rencananya akan diumumkan jumat malam membuat investor melakukan spekulasi beli sehingga membuat Dow Jones pada perdagangan tadi malam mengalami penguatan sebesar 1% sedangkan S&P dan Nasdaq juga mengalami penguatan sebesar 1,1% dan 1,4%.
Bursa Eropa juga mengalami penguatan pada perdagangan kemarin sore, FTSE mengalami penguatan sebesar 1,4% sedangkan DAX dan CAC mengalami penguatan masing-masing sebesar 1% dan 1,3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Regional pagi ini dibuka rata-rata mengalami penguatan, IHSG mendapat angin segar melalui sentimen positif bursa Global dan bursa Regional namun minimnya sentimen positif ditengah meredanya rilis laporan keuangan kuartal III 2012 akan membawa IHSG mengalami penguatan secara terbatas. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran perdagangan di level 4309-4350. Saham-saham yang masih layak diakumulasi diantaranya UNTR, ASII, PTBA, SMGR, INTP dan BJBR
(dru/dru)