Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

- detikFinance
Senin, 05 Nov 2012 09:27 WIB
Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed
Jakarta - Pada perdagangan kamis pekan lalu ,IHSG bergerak fluktuatif dan berhasil ditutup terbatas sebanyak 3.53 poin ke level 4338.89 dengan nilai transaksi mencapai Rp 4.7 triliun dan asing membukukan net buy sebesar Rp 75 miliar.

Indeks Dow Jones pada perdagangan jumat pekan lalu ditutup melemah - 139.46 poin ke level 13093.16 sedangkan Indeks S&P ditutup melemah -0.94% dan Indeks Nasdaq ditutup melemah -1.26%. Adapun sentimen positif dari laporan ketenagakerjaan menyatakan bahwa adanya penambahan sebanyak 171.000 lapangan pekerjaan pada bulan oktober, namun indeks tingkat pengangguran naik menjadi 7.9% dari 7.8%. Factory order pada bulan September juga mengalami penguatan sebanyak 4.8%.

Sentimen-sentimen positif tersebut gagal menjadi katalis penguat indeks Wall st pekan lalu, Hal ini disebabkan karena pelaku pasar menanti kepastian pemilu Presiden AS Pekan depan. Indeks regional pagi ini dibuka melemah, diperkirakan akan memberikan sentimen negatif bagi pergerakan IHSG. Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak mixed pada kisaran 4315- 4350.pemodal disarankan menerapkan strategi BOW pada saham saham berkapital besar.



  • AALI: Perseroan menganggarkan belanja modal (capex) minimal sebesar US$ 250 juta tahun depan. Jumlah itu turun 28% dibandingkan tahun ini sebesar US$ 350 juta.
  • TELE: Perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 29% menjadi Rp 138.61 miliar hingga kuartal III-2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 107.4miliar.
  • BSDE: Perseroanmembukukan laba bersih sebesar Rp 901.5miliar hingga kuartal III-2012 atau meningkat 31.25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 686.9 miliar.
  • BUMI Plc: Perseroan resmi menunjuk Rothschild Group sebagai penasihat keuangan. Rothschild group juga ditugaskan untuk mengevaluasi proposal yang disampaikan Grup Bakrie ke Bumi Plc.
  • DSSA: Perseroan memberikan pinjaman senilai US$ 100 juta ke anak usahanya, PT DSSP Power Sumsel. Dana tersebut untuk mendanai pembangunan PLTU mulut tambang Sumsel-5 berkapasitas 2x150megawatt.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads