Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 06 Nov 2012 08:28 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi melambat, IHSG terkoreksi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mulai melambat di 3Q12 menjadi katalis negative bagi pasar saham, dimana pada perdagangan kemarin IHSG ditutup terkoreksi 0.83% ke level 4,302 dengan investor asing mencatatkan posisi net selling senilai IDR 389.9 miliar. Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS, pertumbuhan ekonomi di 3Q12 melambat ke level 6.17% yoy dibanding 2Q12 yang tumbuh 6.37% yoy; secara kuartal ekonomi tumbuh 3.21% qoq. Dari pasar Asia, sebagian besar indeks juga mengalami koreksi terkait anjloknya harga saham Hyundai Motor Co. dan Kia Motors Corp. Kedua saham ini anjlok terkait “overstated claims” atas efisiensi penggunaan bahan bakar sehingga mereka harus membayar ganti rugi ke konsumen Amerika. Selain itu, pasar juga menunggu hasil suksesi kepemimpinan Partai Komunis China pada 8 November mendatang, dimana Xi Jinping diperkirakan akan menggantikan Hu Jintau sebagai sekretaris jenderal partai tersebut. Kemarin indeks Ni keki 225 ditutup turun 0.5% sementara Kospi –0.6% dan Hang Seng –0.3%.

Jelang pemilu Presiden Wall Street naik tipis. Sebagian besa pasar saham Amerika mencatatkan kenaikan menjelang pemilihan umum Presiden pada 6 November mendatang (mulai nanti malam WIB). Semalam indeks DJIA ditutup naik 0.15% ke level 13,112 dan S&P 500 +0.22% ke 1,417. Indeks Nasdaq naik cukup tinggi 0.59% ke level 2,999 terkait kenaikan harga saham Apple Inc. yang naik 1.4% setelah pada debut pekan pertama penjualan iPad mini mencapai 3 juta unit. Dari data ekonomi, ISM Service Index di bulan October turun sesuai proyeksi pasar ke level 54.2 dari bulan sebelumnya di level 55.1.

Indeks Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range 4,285—4,315). IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah di level 4,302, indeks juga sempat menguji support level di 4,285 dan menutup celah yang terjadi di level tersebut. Kegagalan indeks bertahan di atas 4,315 memungkinkan untuk kembali melanjutkan pelemahannya serta menguji kembali support level 4,285, stochastic dan RSI yang berada pada kecenderungan melemah mendukung adanya potensi pelemahan ini, kecuali indeks mampu menguat hingga di atas 4,315. Hari ini diperkirakan IHSG bergeak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads