- Tingkat Pengangguran Agustus 2012 Sebesar 6,14%
- Pemerintah: Sulit Capai Pertumbuhan Ekonomi 6,5%.
- BTN Bidik Rp 1,87 Triliun Lewat Rights Issue.
- ESSA Raih Pendanaan USD500 Jt dari IFC.
Market Outlook
Tekanan jual melanda seluruh saham sektoral pada perdagangan kemarin. IHSG sempat anjlok 53 poin namun ditutup sedikit di atas level 4300 yakni 4302,939 atau melemah 35,953 poin (0,83%). Nilai transaksi di Pasar Reguler relatif tipis hanya Rp.3,13 triliun dibandingkan rata-rata nilai transaksi harian pekan kemarin yang mencapai Rp.3,67 triliun. Asing mencatatkan nilai penjualan bersih hampir Rp.390 miliar.
Pelaku pasar merespon negatif data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal tiga 2012 (3Q12) yang lebih rendah dari perkiraan banyak ekonom. BPS kemarin merilis laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia 3Q12 sebesar 6,12%, dibawah perkiraan sebelumnya sekitar 6,2%-6,3%. Angka ini juga lebih rendah dari kuartal sebelumnya 6,37%. Sepanjang sembilan bulan pertama 2012, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,29% (yoy), dibawah target pemerintah tahun ini sebesar 6,5%. Investor juga merespon negatif ancaman pengusaha melakukan βmogokβ nasional menyusul demo buruh yang dinilai anarkis akhir-akhir ini. Sementara dari perkembangan pasar global, indek saham utama di Wall Street tadi malam berhasil ditutup di teritori positif di tengah tipisnya volume transaksi. Pelaku pasar lebih banyak wait and see menanti pemilu presiden AS 6 November 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG : S1 4270 S2 4240 R1 4320 R2 4350
Saham Pilihan
BBNI 3625-3775 Buy, SL 3600
MAPI 5900-6300 BoW, SL 5800
BRAU 230-260 TB, SL 220
MAIN 1680-1780 SoS
BORN 600-640 TB, SL 590
BSDE 1230-1270 Buy, SL 1200
(dru/dru)











































