Jakarta - Setelah melihat pergerakan bursa saham AS yang positif sehari jelang PilPres, IHSG pun turut hinggap di zona hijau. Padahal bursa saham Asia lainnya sedang berada di zona merah. Sebagian pelaku pasar memanfaatkan kondisi bursa saham AS tersebut untuk kembali melakukan selective buying terhadap sahamsaham yang telah terdepresiasi pasca meredanya efek rilis kinerja emiten dan pelemahan PDB Indonesia. Di sisi lain, posisi teknikal IHSG yang hampir mendekati area oversold dan juga hampir menutupi gap yang ada serta pembukaan pasar Eropa yang positif membuat pelaku pasar tertarik untuk kembali melakukan bargain hunting meskipun selama perdagangan intraday sempat terpeleset ke teritori negatif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.316,91 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan sempat menyentuh level 4.293,26 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.314,27. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kena akan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Rabu (7/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.297-4.302 dan resistance 4.327-4.332. IHSG masih membentuk lower hammer dengan body yang lebih kecil dan mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba sedikit reversal setelah menyentuh area oversold. Gap yang ada di level 4.285- 4.294 secara perlahan mulai tertutupi dan IHSG kembali mencoba untuk tetap bertahan di atas level 4.300an. Posisi ini akan terbantukan jika hasil PilPres AS dan sentimen rilis data-data ekonomi cukup kuat memberikan dukungan positif.
(ang/ang)