Bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan kemarin, sejumlah data perekonomian Jepang yang dirilis melemah memberikan dampak negatif kepada bursa regional asia Hangseng turun 532,94 point ke level 21.566,91 (-2,41%), STI turun 31,02 point ke level 3.012,25 (-1,02%), Nikkei turun 135,74 point ke level 8.837,15 (-1,51%) dan Kospi turun 23,14 point ke level 1.914,41 (-1,19%).
Bursa Eropa pada perdagangan kemarin ditutup melemah tipis setelah ECB mempertahankan tingkat suku bunga di level 0,75% dan pidato Mario Draghi yang siap melakukan pembelian obligasi pemerintah jika kondisinya diperlukan, FTSE turun ke level 5.776,05 (-0,27%), DAX turun ke level 7.204,96 (-0,39%) dan CAC turun ke level 3.407,68 (-1,91%).
Pasar saham Wall Street melanjutkan pelemahan pada perdagangan kemarin, meskipun data perekonomian yang dirilis membaik kekhawatiran investor terhadap "fiscal cliff" belum mereda. Dow Jones turun ke level 12.811,32 (-0,94%), Nasdaq turun ke level 2.895,58 (-1,42%) dan S&P 500 turun ke level 1.377,51 (-1,22%).
Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diprediksi melanjutkan pelemahan, sentimen negatif dari Eropa dan "fiscal cliff" di Amerika dapat memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung khususnya memperlambat kinerja eksport di Indonesia. IHSG akan bergerak di level 4.279 - 4.340.
Adapun saham-saham yang perlu diperhatikan, antara lain
ASII
ASRI
ADHI
PTPP
ERAA
CPIN
ISAT
UNVR
AISA
BBTN
SMCB
CMNP
(ang/ang)











































