IHSG pada perdagangan akhir pekan lalu (09/11) berakhir dalam kondisi flat atau menguat
sangat tipis setelah melalui perdagangan sepanjang hari dalam teritori negatif di tengah tren
mixed bursa regional Asia lainnya setelah melambatnya inflasi China di Oktober dari 1,9%
pada periode sebelumnya menjadi 1,7% di Oktober mencoba menahan tren negatif
sebagian bursa Asia dipengaruhi oleh kekhawatiran investor atas isu ‘Jurang Fiskal’ AS.
Investor asing mulai mengendurkan aksi net selling menjadi hanya Rp 13,76 miliar akhir
pekan lalu setelah 4 hari sebelumnya total net selling asing mencapai Rp 1,92 triliun.
Keberhasilan IHSG ditutup dalam zona positif pada akhir pekan lalu ditopang oleh penguatan
sektor Keuangan, Industri-Dasar, Pertambangan, Aneka-Industri dan Manufaktur.
Market Outlook
Bursa global pada perdagangan akhir pekan lalu (09/11) terlihat ditutup flat cenderung
negatif. Bursa eropa terlihat ditutup dalam kondisi cenderung melemah dipengaruhi
oleh kekhawatiran investor akan kondisi ‘Jurang Fiskal’ AS yaitu 600 miliar dollar AS
pemotongan otomatis anggaran belanja negara dan kenaikan pajak per tanggal 1
Januari 2013 yang berpotensi membawa AS ke dalam jurang resesi ekonomi. Rasa
kekhawatiran investor ini masih tetap mendominasi sentimen di pasar meski data
ekonomi AS terakhir yaitu Indeks Sentimen Konsumen bulan ini membukukan kenaikan
melebihi ekspektasi dimana bulan ini Indeks Sentimen Konsumen berada pada level
84,9 atau naik dari 82,6 pada periode sebelumnya atau diatas level konsensus sebesar
83,0. Sementara itu bursa AS sendiri ditutup dalam kondisi flat atau menguat sangat
tipis setelah pidato Presiden AS, Barrack Obama yang berencana kembali menaikkan
pajak bagi orang-orang kaya di AS menghapus sentimen positif dari penundaan
penerapan Basel III yang sempat membuat saham-saham perbankan di AS membantu
bursa AS menguat lebih signifikan dari kondisi penutupan. Dengan mengacu pada
penutupan bursa global akhir pekan lalu dan masih adanya kekhawatiran investor akan
kondisi ‘Jurang Fiskal’ AS kami perkirakan bursa Asia termasuk juga IHSG akan terjebak
dalam tren mixed. IHSG sendiri kami perkirakan akan bergerak mixed cenderung
negatif dengan kisaran pergerakan pada level support 4.313 - 4.318 dan level
resistance 4.343 - 4.348.
Stock Pick
BMRI
Last Price : 8.600
Hold
Support Level : 8.350 - 8.450
Resistance Level : 8.650 - 8.750
BBCA
Last Price : 8.550
Hold
Support Level : 8.350 - 8.450
Resistance Level : 8.600 - 8.650
AKRA
Last Price : 4.550
Hold
Support Level : 4.475 - 4.500
Resistance Level : 4.600 - 4.650











































