Trust Securities: IHSG Cenderung Menguat Tipis

Trust Securities: IHSG Cenderung Menguat Tipis

Royal Trust Capital - detikFinance
Selasa, 13 Nov 2012 08:11 WIB
Jakarta - Seperti yang kami ulas sebelumnya dimana penguatan di akhir pekan kemarin tidak diikuti dengan volume perdagangan sehingga terkesan terpaksa kenaikan tersebut. Akibatnya IHSG di awal pekan ini tidak dapat mempertahankan posisinya di zona hijau. Di sisi lain, mulai menghijaunya bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa belum mampu mendorong IHSG ke teritori hijau. Masih adanya kekhawatiran akan ketidaksepakatan akan fiscal cliff AS dan isu likuiditas perlambatan ekonomi Eropa kembali menghadang laju IHSG. Apalagi data-data yang dirilis di Jepang juga kurang memberikan angin segar sehingga pelaku pasar, terutama investor domestik, banyak melakukan aksi jual. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.339,01 (level tertingginya) pertengahan sesi 1 dan menyentuh level 4.311,52 (level terendahnya) di pertengahan sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.318,59. Volume perdagangan tercatat naik dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Selasa (13/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.297-4.310 dan resistance 4.337-4.343. IHSG membentuk spinning dan di bawah lower bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang menurun. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali melanjutkan penurunan menuju ke area oversold. IHSG gagal bertahan di zona positif dan tergelincir ke zona merah. Di sisi lain, pelemahan IHSG masih dapat bertahan dengan tidak turun di bawah level 4.300 sehingga masih ada harapan masuk ke tren kenaikan jangka menengah bila turut didukung oleh sentimen-sentimen yang ada.

Cermati saham-saham a.l : KOBX, BMTR, BBTN, CTRA, AISA, CTRS, ROTI, & ISAT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai dengan ulasan ini dibuat, bursa saham Eropa masih bergerak positif dipicu adanya harapan pembicaraan bailout Yunani dalam petemuan Euro Group pada hari ini dan besok. Di sisi lain, bursa saham AS diperkirakan akan bergerak fluktuatif dimana pelaku pasar masih mengkhawatirkan kemampuan penyelesaian fiscal clif pemerintahan Obama yang baru sebelum tenggat waktunya. Namun demikian, berita-berita positif dari beberapa emiten akan dapat mengimbanginya sehingga perdagangan akan variatif cenderung menguat tipis. Dengan asumsi, pergerakan bursa saham eropa dan AS dapat bertahan positif hingga akhir sesi maka seharusnya mampu menghijaukan bursa saham Asia esok hari, termasuk IHSG. Terkecuali muncul kembali sentimen negatif dari pertemuan Euro Group dan penyelesaian fiscal cliff sehingga membalikkan angin positif yang ada.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads