Minyak light sweet diperdagangkan di level US$85 per barel di New York setelah International Energy Agency (IEA) memperkirakan permintaan minyak akan menurun dan persediaan minyak US diperkirakan akan meningkat.
IHSG kemarin (13/11) ditutup naik 13,49 poin (+0,31%) ke level 4.332,08 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp118,78 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, ASII, MNCN, BBNI, dan KLBF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG pada hari ini masih membuat IHSG berada pada masa konsolidasi dan belum mampu memasuki masa uptrend.
Pada perdagangan hari ini (14/11) IHSG diperkirakan cenderung negatif dengan sentimen mixed di kisaran 4,272-4,366 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GIAA, BKSL, dan AISA.











































