Pada perdagangan semalam (13/11) bursa Amerika mengalami tekanan. Indeks DJIA melemah 58,90 poin atau -0,46% ke level 12756,18, indeks Nasdaq melemah 20,37 poin atau -0,70% ke 2883,89 dan indeks S&P ikut melemah 5,50 poin atau -0,40% ke level 1374,53. Investor masih kuatir ekonomi AS diambang resesi jika tidak tercapainya kesepakatan terkait masalah pemangkasan belanja dan kenaikan pajak. Selain itu dari Eropa, gagalnya kesepakatan antara Uni Eropa dan International Monetary Fund (IMF) terkait Yunani membayar hutangnya dan menteri-menteri Keuangan sudah sepakat untuk memberi waktu 2 tahun bagi Yunani untuk menurunkan defisitnya.
Pada hari terakhir perdagangan pekan ini IHSG kami perkirakan akan bergerak flat. Menjelang hari libur biasanya para investor akan mengamankan portofolionya sehingga memicu aksi profit taking. Selain itu, sentiment negatif dari global akan ikut menekan indeks hari ini. Secara teknikal, IHSG membentuk candle white engulfing. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram positif dan money flow index menunjukan tekanan jual. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4300 - 4350 resistance.
(/)










































