Royal Trust Capital: BP-Migas Bubar, IHSG Sangat Mungkin Melemah

Royal Trust Capital: BP-Migas Bubar, IHSG Sangat Mungkin Melemah

Royal Trust Capital - detikFinance
Rabu, 14 Nov 2012 08:53 WIB
Jakarta - Sesuai dengan ekspektasi kami kemarin (13/11), Indeks bergerak fluktuatif merespons sentimen yang bervariasi dari pasar global dan regional, IHSG berhasil rebound dalam range yang terbatas +13.49 poin.Sementara Indeks saham Unggulan IDX30 naik tipis 0.97 poin (0,26%) ke level 377.38. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah -10 poin ke level Rp 9.630 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.620.Kami melihat, investor tetap berhati-hati menyikapi sentimen dari AS mengenai 'fiscal cliff' dan naiknya pajak di akhir tahun ini. Fokus investor juga masih kepada China yang sedang mencari pemimpin baru.

Berbeda dengan IHSG, bursa-bursa regional menutup perdagangan sore hari ini melemah, bursa saham Malaysia, Singapura dan India hari ini tutup menyambut hari libur nasional. Indeks Hangseng turun -241.65 poin (-1.13%), Nikkei -15.39 poin (-0.18%), dan Shanghai turun dalam -31.38 (-1.51%) ke level 2,047.89. Hal ini terkait sentimen negatif yang datang dari pasar Eropa,Penyaluran kredit di China yang berada di bawah harapan para analis.Berlarut-larutnya bailout Yunani, krisis kredit perumahan di Spanyol, serta krisis di sektor Bank dan finansial Inggris menjadi sentimen negatif bagi bursa regional.

Indeks hari ini kami perkirakan terkena sentiment negatif terkait pembubaran BP-Migas paska keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin, hal ini menyebabkan jatuhnya kepercayaan investor asing terhadap pengelolaan Migas Indonesia. Pasalnya sekitar 353 Kontrak kerja sama Indonesia dengan Investor Migas yang ditandatangani BP-Migas senilai US $ 70 Miliar dari tahun 2002 s.d 2012 dianggap ilegal oleh Mahkamah Konstitusi.IHSG kami perkirakan berada pada Support 4,310 dan resistan 4,355.Selain itu, investor juga akan mengambil posisi kas (profit taking) akibat long week end karena libur tahun baru Hijriah (13/11) dan Cuti bersama (14/11).

Kami merekomendasikan investor untuk SELL, saham-saham sektor batubara dan Mining seperti : GTBO,PGAS, ENRG, HRUM, PTBA, ADRO, INCO,saham-saham yang sudah mendekati target harganya seperti ROTI, ADHI, BBCA, BSDE, ASRI, ITMG dan BMRI serta memonitor saham-saham yang dalam jangka pendek akan naik seperti KIJA, GGRM, MYOR, APLN, TOTL, AKRA, dan UNTR

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads