Sementara pergerakan pasar saham global pekan kemarin cenderung di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street sepekan terkoreksi masing-masing 1,77% dan 1,28% di 12588,31 dan 1359,88. Begitu juga dengan indeks saham utama di zona Euro yang umumnya ditutup lebih rendah dari pekan sebelumnya. Koreksi ini sejalan dengan meningkatnya resiko pasar global menyusul belum adanya kepastian menyangkut penyelesaian jurang fiskal di AS, memburuknya krisis ekonomi zona Euro, dan ancaman resesi ekonomi di Jepang. Hal ini diperburuk dengan meningkatnya ketegangan di Timteng menyusul serangan Irael ke daerah Gaza Palestina. Perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian tersebut turut mengikis proyeksi pendapatan emiten pada 4Q12 maupun 1Q13 tahun depan. Hal ini turut menekan harga saham sektoral di Wall Street.
Mencermati perkembangan perekonomian global yang masih tidak menentu tersebut, pergerakan pasar saham memasuki awal pekan ini diperkirakan masih akan bervariasi. Secara technical IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meskipun terbatas karena rawan aksi profit taking. IHSG akan bergerak dengan support di 4320 dan resisten di 4370.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
ASII 7600-7900 TB, SL 7500
ELTY 57-63 TB, SL 55
KAEF 600-680 TB, SL 590
BMRI 8550-8800 Buy, SL 8450
BRMS 360-405 TB, SL 350
INAF 215-250 BoW, SL 210
PGAS 4525-4650 BoW, Sl 4475
(ang/ang)











































