Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 20 Nov 2012 08:38 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat
Jakarta - IHSG Melemah di awal pekan. Minimnya sentimen positif di pasar domestik serta aksi jual saham-saham yang telah menguat cukup tinggi menekan IHSG -0.87% pada level 4,313.44. Sektor perbankan menjadi sektor yang mengalami pelemahan tertinggi sebesar -1.9% pasca penguatan di pekan kemarin. BBCA melemah hampir -5%, BMRI -2.3% dan BBTN melemah -1.8%. Rencana dinaikkannya UMP DKI jakarta sebesar Rp2,2 juta menjadi sentimen negatif juga terhadap industri-industri padat karya dimana akan meningkatkan cost of labor sehingga menurunkan minat investasi langsung di dalam negeri. Tiga sektor yang menahan laju pelemahan indeks diantaranya sektor pertambangan +0.01% setelah kenaikan beberapa harga komoditas khususnya batu bara +0.5% kemarin. Sektor aneka industri menguat +0.49% yang didominasi ASII +0.65% dan saham industri kabel serta sektor perdagangan juga menguat +0.72% yang ditopang oleh penguatan saham grup MNC.

Data Perumahan dan Perkembangan Fiscal Cliff topang penguatan Wall Street. Mayoritas bursa Amerika semalam ditutup menguat hampir rata-rata 2% pasca pelemahan dalam sepekan terakhir. Dow jones menguat +1.65%, Nasdaq +2.21% serta S&P naik +2.21%. Positifnya data perumahan dimana Existing Home Sales MoM naik 2.1% menjadi 4.79M dibanding sebelumnya 4.75M dan konsensus 4.7M menjadi katalis penguatan Wall street. Disamping itu, optimisme kesepakatan mengenai anggaran Amerika akan tercapai sebelum akhir tahun. Saham-saham disektor komoditas mengalami kenaikan pasca penguatan harga minyak hampir 3% di hari Jumat pekan kemarin. Penguatan bursa juga didorong oleh beberapa kinerja keuangan yang diatas estimasi seperti Lowe Cos Inc yang naik sahamnya lebih dari 6% serta Tyson Food naik diatas 10%. Sementara itu, untuk pasar Eropa juga mayoritas ditutup menguat diatas 2% disamping menguat oleh sentimen dari US juga dipicu oleh pembahasan rencana pendanaan 2 tahun untuk Yunani yang akan dibahas hari Selasa ini.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range 4,290β€”4,355). IHSG kembali mengalami kegagalan untuk melewati resistance level di 4,355 dan ditutup melemah pada perdagangan kemarin di IDR 4,313, indeks juga sempat menguji support level di 4,290 namun akhirnya mampu ditutup di atasnya dan berpeluang untuk dapat melanjutkan masa konsolidasi dengan bergerak menguat menguji resistance level di 4,330, stochastic berada di wilayah netral, namun jika indeks kembali melemah hingga melewati 4,290 kemungkinan dapat menguji level berikutnya di 4,285. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads