Arus dana asing yang keluar mencapai Rp.203,47 miliar. Sepanjang November ini dana asing yang keluar hampir Rp.4 triliun dari pasar saham Indonesia. Tekanan jual terutama terjadi di sejumlah saham big-caps yang bergerak di perbankan, infrastruktur, barang konsumsi, dan industri manufaktur.
Sementara pada perkembangan bursa global tadi malam, indek saham utama di Wall Street, DJIA dan S&P masing-masing menguat 1,65% dan 1,99% di posisi 12795,96 dan 1386,89. Wall Street optimis akan tercapainya kesepakatan mengatasi krisis fiskal di AS. Data penjualan rumah di AS Oktober lalu yang naik 2,1% mencapai 4,79 juta unit dari bulan sebelumnya 4,69 juta unit turut menopang penguatan indeks saham di Wall Street. Penguatan indek saham juga terjadi di zona Euro menyusul langkah ECB yang mengumumkan akan segera melaksanakan bond-buying program.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG : S1 4285 S2 4250 R1 4340 R2 4370
Saham Pilihan
ASII 7600-7900 BoW, SL 7500
ADRO 1360-1430 BoW, SL 1340
MAPI 6500-6750 BoW, SL 6400
SSIA 1190-1220 TB, SL 1170
INAF 215-250 BoW, SL 210
ITMG 39600-41500 TB, SL 38800
GJTL 2175-2300 Buy, SL 2125
BHIT 530-570 TB, SL 520
(ang/ang)











































