Minyak light sweet diperdagangkan di level US$87 per barel di New York ditengah persiapan draf gencatan senjata oleh Hamas, Palestina, yang bisa mengakhiri ketegangan di Timur Tengah.
IHSG kemarin (20/11) ditutup turun 1,07 poin (-0,02%) ke level 4.312,37 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp155,96 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BMRI, BBNI, BDMN, dan SMCB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG masih terus melanjutkan konsolidasinya dimana MACD Histogram membentuk penurunan lagi dan membuat semakin dalam, sinyal stochastic telah mencapai area oversold dan 2 bar volume menunjukan tekanan jual, walaupun tekanan jual telah menurun.
Pada perdagangan hari ini (21/11) IHSG diperkirakan akan terus melemah di kisaran 4,230-4,330 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JPFA, HRUM, dan RALS.
(etr/ang)











































