Minyak light sweet diperdagangkan di level US$88 per barel di New York ditengah menurunnya cadangan minyak US dan membaiknya data jobless claims US.
IHSG kemarin (21/11) ditutup naik 4,91 poin (+0,11%) ke level 4.317,28 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp211,81 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, BBNI, SMGR, ASII, dan BMRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG merupakan konsolidasi yang masih berlangsung, dari MACD Histogram kembali melemah, baik stochastic dan volume tidak ada perubahan yang berarti.
Pada perdagangan hari ini (22/11) IHSG diperkirakan masih akan berlangsung dalam perdagangan mixed dengan kecenderungan melemah terbatas di kisaran 4,230-4,330 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JPFA, PGAS, dan WIKA.
(etr/ang)











































